Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2007-10-18 16:18:17    
Olimpiade Spesial Pantulkan Humaniora di Shanghai

cri

Olimpiade Spesial Musim Panas Dunia Tahun 2007 baru-baru ini diselenggarakan di Shanghai, kota bagian Timur Tiongkok. Untuk pertama kali Olimpiade Spesial Musim Panas diselenggarakan di negara berkembang, di benua Asia, dan di Tiongkok dalam sejarahnya selama 40 tahun. Dalam pertandingan olahraga internasional komprehensif yang mekah ini, 10,000 penyandang cacat mental dalam dan di luar negeri ambil bagian dalam pertandingan tersebut sebagai peran utama di atas panggung metropolitan internasional Shanghai. Shanghai yang terkenal dengan prestasi perkembangan ekonominya nampak mengutarakan rasa cinta dan harapan kepada para penyandang cacat mental dari seluruh dunia. Sementara itu, Tiongkok yang terbuka dan percaya diri telah memperlihatkan prestasinya dalam pembangunan usaha hak asasi manusia ( HAM ). Berikut laporan wartawan kami.

Selama penyelenggaraan Olimpiade Spesial, di tengah jalan perbelanjaan yang ramai di Shanghai, terlihat poster amal yang menggambarkan muka anak-anak. Anak-anak itu bernama Feng Ji, Zhao Zengzeng dan anak-anak lainnya, mereka adalah atlet Shanghai yang ikut Olimpiade Spesial. Di bus dan metro sedang ditayangkan rekaman video tentang para atlet Olimpiade Spesial yang tak kenal kalah dan berani mencoba. Shanghai pernah menyelenggarakan beberapa kali pertandingan internasional yang bersakala beasr, persiapan penyelenggaraan Olimpiade Spesial merupakan kesepatan untuk menguji standar perangkat keras dan tingkat profesionalnya, lebih-lebih menguji perasaan cinta Kota Shanghai. Seorang warga Shanghai yang bernama Liu Huilan mengatakan kepada wartawan,

"Olimpiade Spesial diselenggarakan di Shanghai, di kampung halaman kami, kami semua merasa ini adalah hal yang menggembirakan, saya bersama teman saya telah menonton pertandingan di lapangan pada hari libur, dan bersorak-sorai untuk para atlet. Kami menyadari bahwa ini adalah kewajiban untuk menaruh perhatian kepada kelompok lemah."

Untuk meningkatkan saling pengertian dan persahabatan antara para atlet dari berbagai negara, berbagai komunitas di Kota Shanghai mengadakan " Mobilisasi Olimpiade Spesial ", program penerimaan komunitas yang telah menyediakani sebuah panggung kepada para warga Shanghai untuk menyatakan rasa cinta kepada para penyandang cacat mental. Menurut statistik, selama Olimpiade Spesial, di Shanghai tercatat 144 rukun warga ( RW ), 1,877 keluarga telah menerima kunjungan atlet Olimpiade Spesial yang datang dari berbagai tempat di dunia, sementara menyediakan akomodasi untuk mereka.

Sebagian besar atlet Olimpiade Spesial dan pelatih yang pertama kali berkunjung ke Tiongkok berkesan mendalam terhadap Kota Shanghai. Pelatih dari Kontingen Amerika Serikat, Diamond Green sangat terharu atas antusiasme warga Shanghai. Dikatakannya,

"Semua orang baik sekali, sangat sopan, menerima kami dengan hangat. Kami merasa enak ketika diterima oleh keluarga, sementara itu para atlet merasa senang juga, karena tinggal di rumah warga setempat dapat mengenal sahabat baru, dan belajar budaya yang berbeda."

Olahraga, adalah kartu nama Kota Shanghai untuk memperagakan dirinya kepada seluruh dunia. Liu Xiang, juara dunia lomba lari gawang 110 meter putra, mewakili "kecepatan Shanghai", Yao Ming, pemain bola basket yang terkenal di NBA mewakili "ketinggian Shanghai". Namun, sesuatu kota yang berkembang sehat, bahkan sesuatu negera yang berkembang sehat, ternyata tak cukup hanya dengan kecepatan dan ketinggian itu, diperlukan perhatian kepada kelompok kurang mampu. Yao Ming sudah menymbangkan amalnya untuk Olimpiade Spesial selama 3 tahun, Olimpiade Spesial yang diadakan di kampung halamannya membuat dia merasa adanya sejumlah perubahan. Dia mengatakan,

"Perubahan selama 3 tahun ini ialah semua orang telah lebih megnenal kelompok spesial tersebut. Misalnya, selama Olimpiade Spesial, para atlet menginap di rumah warga biasa, bergaulan dengan warga setempat. Hal tersebut telah menyediakan kesempatan kepada mereka untuk saling mengenal, dan saya pikir ini akan membantu mereka pada masa depan."

Walikota Shanghai Han Zheng dalam wawancaranya dengan wartawan menyatakan, dengan diselenggarakannya Olimpiade Spesial, Kota Shanghai akan mendorong usaha jaminan sosial, meningkatkan taraf peradaban kota, mengembangkan ekonomi dan sosial secara seimbang. Han Zheng berpendapat, Olimpiade Spesial bukan beban bagi kota Shanghai, melainkan peluang, dan merupakan jalan lintas yang menuju perkembangan harmonis. Dikatakannya,

"Kami akan memanfaatkan penyelenggaraan sukses Olimpiade Spesial untuk mendorong lebih lanjut perkembangan menyeluruh usaha Olimpiade Spesial dan usaha penyandang cacat Kota Shanghai."

Seluruh dunia telah menaruh perhatian kepada Tiongkok dan kepada Shanghai karena penyelenggaraan Olimpiade Spesial, para penyandang cacat menjadi salah satu kelompok yang sama bahagia dalam kota yang ramai ini.