Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-04-18 14:15:56    
Mutu Udara Beijing Terjamin selama Penyelenggaraan Olimpiade Beijing

cri

Saudara pendengar, mutu udara selama Olimpiade Beijing selalu adalah fokus perhatian berbagai kalangan. Untuk menjamin mutu udara selama penyelenggaraan Olimpiade, Kota Beijing telah mengambil banyak tindakan pembenahan. Menurut statistik terbaru Pusat Pemantauan dan Perlindungan Lingkungan Kota Beijing, pada triwulan pertama, tercatat 67 hari yang mutu udaranya dinyatakan sebagai mencapai standar, merupakan taraf terbaik untuk masa sama dalam sejarah selama 9 tahun lalu. Pejabat pelestarian lingkungan Kota Beijing menyatakan, Tiongkok mampu memenuhi komitmennya tentang perbaikan mutu udara Beijing demi menyediakan lingkungan yang nyaman kepada para atlet yang ambil bagian dalam Olimpiade Beijing. Berikut laporan kami.

Son Chun Hua adalah seorang mahasiswi dari Korea Selatan yang kini belajar di Universitas Rakyat Tiongkok. Ia mengatakan kepada wartawan, bahwa selama 6 tahun sejak ia datang ke Beijing, ia telah merasakan perbaikan mutu udara Kota Beijing.

"Dibanding masa awal ketika saya baru saja tiba di Beijing, mutu udara Beijing sekarang menjadi semakin baik. Ambillah musim semi sebagai contoh. Sekarang cuaca debu pasir jauh berkurang daripada masa lampau. Apalagi, kesadaran masyarakat atas pelestarian lingkungan juga meningkat."

Tahun 2001, Beijing berkomitmen kepada dunia saat terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade tahun 2008, bahwa mutu udara Beijing selama penyelenggaraan Olimpiade akan mencapai standar negara dan indikator bimbingan Organisasi Kesehatan Dunia. Selama 7 tahun sejak itu, mutu udara Beijing mengalami perbaikan nyata. Dan kesemua itu dicapai berkat aksi-aksi yang diambil pemerintah Beijing untuk memperbaiki mutu udara.

Menurut keterangan Wakil Direktur Biro Pelestarian Lingkungan Beijing, Du Shaozhong, sejak tahun 1998, Beijing berturut-turut mengambil 200 lebih langkah demi membenahi sumber polutan titik berat, antara lain, pembakaran batu baru, kendaraan bermotor, industri dan debu pasir. Aksi-aksi itu telah mencapai hasil nyata. Statistik pemantauan menyatakan, kini emisi karbon monoksida, sulfur dioksida dan karbon dioksida telah mencapai standar, sementara itu kepadatan debu dalam udara juga menurun secara tajam. Jumlah hari dengan langit biru bertambah dari 100 hari pada tahun 1998 menjadi 246 hari pada tahun 2007.

Kini masih ada 100 lebih hari menjelang pembukaan Olimpiade Beijing. Du Shaozhong mengatakan, pihak terkait akan mengambil tindakan yang lebih ketat untuk membenahi polusi udara, dalam rangka menjamin mutu udara selama berlangsugnnya Olimpiade.

"Pertama, kami menerapkan standar emisi yang lebih ketat, termasuk standar emisi baru bagi tanur yang memakai batu bara sebagai bahan bakar sebelum Juni mendatang dan standar emisi yang lebih ketat bagi perusahaan yang membidangi metalurgi, bahan bangunan, kilang minyak dan petro kimia. Kedua, pihak terkait mempercepat pengafkiran dan pembenahan terhadap kendaraan bermotor yang tinggi polusinya. Sebelum akhir Juni nanti, akan diafkir 1.500 unit bis umum dan 2.000 taksi. Sementara itu diperketat pula pengendalian terhadap debu di lokasi proyek, dan dilarang pembakaran di lapangan terbuka.

Di samping itu, masyarakat Beijing juga dengan spontan mengadakan kegiatan-kegiatan demi memperbaiki mutu udara di Kota Beijing. Misalnya, untuk mengurangi emisi gas buang mobil, tidak sedikit lembaga swadaya masyarakat mengajukan prakarsa agar pemilik mobil pribadi mengurangi frekwensi mengendali mobil. Usul itu mendapat dukungan ratusan ribu pemilik mobil pribadi di Beijing. Zhou Yuelin adalah salah seorang di antaranya. Ia mengatakan, sejak Juni tahun lalu, ia setiap bulan pasti ada satu hari tidak menyetir mobil, dan melakukan perjalanan dengan memanfaatkan sarana angkutan umum massal.

"Olimpiade semakin dekat. Untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan mengurangi polusi, setiap bulan saya memilih satu hari untuk tidak menyetir mobil. Saya menghimbau lebih banyak orang berpartisipasi dalam barisan kami."

Du Shaozhong mengatakan, Beijing juga melakukan pembenahan udara dengan bekerja sama dengan lima kota dan provinsi di sekitar Beijing. Melalui tindakan-tindakan itu, mutu udara Beijing selama berlangsungnya Olimpiade pasti akan mencapai standar negara dan tuntutan Organisasi Kesehatan Dunia.

"Sebelum dan selama berlangsungnya Olimpiade, Beijing serta kota dan provinsi di sekitarnya akan mengambil tindakan yang lebih ketat demi menjamin mutu udara. Para ahli menyatakan, dalam kondisi cuaca yang biasa, mutu udara selama Olimpiade pasti akan mencapai standar negara dan memenuhi indikator Organisasi Kesehatan Dunia. Setelah Olimpiade, perbaikan mutu atmosfir Beijing akan terus dilakukan demi menyediakan lingkungan hidup yang lebih baik kepada penduduk Beijing."