Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-12-05 15:02:34    
Melangkah Masuk Ke Desa Etnis Miao

CRI

Desa etnis Miao yang berpenduduk seribu orang di kota kecil Xijiang, Keresidenan Otonom Etnis Tong, di bagian tenggara Provinsi Guizhou Tiongkok dianggap sebagai daerah permukinan etnis Miao yang sampai sekarang " ekologi primitif "nya dipelihara relatif sempurna.

Populasi di daerah permukiman etnis Miao tersebut mencapai 6.000 orang, dianggap sebagai desa etnis Miao yang paling besar di Tiongkok.

Para penduduk etnis Miao bermukim di rumah bertingkat yang dibangun di lereng gunung, dilihat dari tempat jauh, daerah permukiman itu bagaikan hutan hijau yang terbentuk dari rumah bertingkat.

Desa etnis Miao di kota kecil Xijiang sudah dicantumkan sebagai kota budaya yang bersejarah tingkat provinsi, dan merupakan salah satu kota etnis minoritas di antara 13 kota yang mendapat perlindungan, sementara dianggap sebagai " balai budaya dan seni etnis Miao " dan " fosil hidup " untuk mempelajari sejarah dan budaya etnis Miao. Di daerah tersebut tidak saja terdapat pemandangan alam ekologi orginal, tetapi juga terdapat adat istiadat desa etnis Miao yang berciri khas. Para pengunjung dapat menikmati masakan yang berkhas etnis Miao, minum arak bersama gadis etnis Miao, sementara menikmati nyanyian lagu-lagunya. Di malam hari, Anda boleh menetap di rumah bertingkat etnis Miao, menonton pertunjukan dan menikmati pemandangan indah di malam hari. Seorang wisatawan yang bernama Chen Suoying mengutarakan kesannya, " Saya pertama kali ke desa etnis Miao, saya kira desa ini sangat berciri khas yang tak pernah saya lihat sebelumnya, terutama bangunannya, saya suka berkunjung ke desa seperti ini. "

Di desa etnis Miao, para tamu akan disambut pemilik restoran dengan cara yang berkhas dan sederhana apabila pada jam makan, selama menikmati masakan khas etnis Miao, Anda akan sempat menonto pertunjukan.

Melangkah masuk ke desa etnis Miao, para tamu akan merasakan rasa kegembiraan. Selama berkunjung di desa etnis Miao, Anda boleh juga memilih sejumlah perhiasan perak untuk teman atau sahabat. Tukang pembuat perhiasan perak, Li Shining membuat perhiasan perak selama 12 tahun lebih, dia mengatakan, " kami membuat perhiasan perak turun-temuran, kami membuat itu sesuai dengan permintaan para tamu yang datang dari dalam dan luar negeri, misalnya dari Beijing, Guangzhou, Shangdong atau dari negara-negara lainnya."