Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-07-29 12:42:40    
Peluang Bisnis Olimpiade Beijing

cri

Sejak Beijing berhasil memohon menjadi tuan rumah Olimpiade, hal yang banyak dibicarakan umum selain Olimpiade sendiri juga peluang bisnis yang didatangkan oleh Olimpiade. Menyinggung Olimpiade, umum terlebih dahulu mengingat akan industri boga, ini tak dapat diragukan lagi, lima juta wisatawan masuk wilayah dan 100 juta wisatawan domestik memungkinkan bertambahnya dengan cepat kebutuhan daerah Beijing akan industri boga. Tapi selain industri boga, sektor usaha mana yang juga dapat memanfaatkan peluang penyelenggaraan Olimpiade? Berikut laporan wartawan kami.

Berdasarkan analisa pakar, selama penyelenggaraan Olimpiade, industri boga domestik menghadapi tuntutan makanan dan minuman sekitar 18 miliar yuan RMB. Bagi kebanyakan industri boga di Beijing, fokus persaingan ialah daerah sekitar gedung dan lapangan olahraga yang digunakan untuk pertandingan Olimpiade. Di sekitar stadion nasional Sarang Burung terdapat 80 restoran yang beranekaragam. Personel bagian marketing sebuah restoran bernama Li Jun mengatakan bahwa restorannya akan diresmikan pada tanggal 8 Agustus. Dikatakannya, " Tanggal 8 Agustus, tidak saja sangat mujur bagi peresmian restoran, bagi orang Tiongkok yang lebih penting ialah dibukanya Olimpiade Beijing. Dapat dilihat, restoran kami di dekat Sarang Burung justru berharap mengaitkan restoran dengan ekonomi pasca Olimpiade."

Justru seperti apa yang dikatakan Li Jun, peluang bisnis di mata banyak industri boga bukannya hanya selama satu bulan saja, tapi lebih mempertimbangkan kecenderungan perkembangan jaman pasca Olimpiade..

Banyaknya wisatawan datang ke Beijing, tidak saja perlu makan dan minum, tapi juga perlu keluar main. Bagai sektor usaha sewa mobil yang baru berkembang selama belasan tahun di dalam negeri, ini juga merupakan kesempatan baik bagi pertumbuhannya. Manager PT. Taxi Kowloon Beiqi Beijing, Wang Xiaojun mengatakan, dewasa ini, volume bisnis pihaknya bertambah banyak. Dikatakannya, " Sekarang volume bisnis bertambah, hampir sudah tidak ada cadangan mobil, semuanya disewakan. Selama penyelenggaraan Olimpiade Beijing, karena peraturan pergantian operasional mobil yang nomor platnya ganjil dan genap, di sejumlah tempat banyak mobil telah dipesan sebelumnya."

Seiring dengan bertambahnya cepat volume bisnis, perusahaan penyewaan mobil juga mengambil langkah pragmatis untuk menjamin dapat lebih baik mengabdi kepada Olimpiade.

Wang Xiaojun mengatakan, meskipun Olimpiade hanya mendatangkan hasil guna jangka pendek bagi pertumbuhan cepat sektor usaha penyewaan mobil Beijing, tapi dapat mengikuti kelaziman cara operasional internasional merupakan panen terbesar sektor tersebut.

Selain industri boga dan industri penyewaan mobil yang berkaitan langsung dengan layanan Olimpiade, industri budaya Beijing, khususnya industri budaya tradisional juga mengharapkan dapat memperoleh keuntungan dari peluang bisnis Olimpiade. Liulichang yang lokasinya di Distrik Xuanwu Beijing selama 300 tahun adalah tempat berkumpulnya para cendiakawan. Selama beberapa tahun ini, jumlah orang asing yang datang mengunjungi tempat itu bertambah banyak. Enrica Diomede dari Italia telah belajar bahasa Mandarin selama 4 tahun di Tiongkok, ia selalu berminat terhadap budaya Tiongkok.

Olimpiade akan memusatkan orang yang berminat terhadap budaya Tiongkok dari berbagai pelosok dunia di Beijing. Ini merupakan kesempatan yang sulit diperoleh bagi jalan budaya Liulichang untuk mengembangkan budaya tradisional Tiongkok, dan juga memungkinkan toko di jalan budaya itu menyaksikan peluang bisnis yang tak terbatas. Banyak toko di Liulichang telah mendekorasi pula tokonya dengan karya yang mempunyai elemen budaya tradisonal Tiongkok dalam rangka menarik lebih banyak wisatawan asing.

Singkat kata, industri jasa Beijing telah siap menyambut peluang bisnis yang didatangkan Olimpiade. Wisatawan manca negara akan dapat hidup senang dan main gembira di Beijing serta pulang dengan membawa oleh-oleh yang disukai dari Beijing. Semuanya itu merupakan keinginan bersama perusahaan, wisatawan dan organisator.