PM Tiongkok Hadiri Pertemuan Pemimpin Ke-3 Kerja Sama LMC

2020-08-25 11:17:04  

PM Tiongkok Hadiri Pertemuan Pemimpin Ke-3 Kerja Sama LMC_fororder_lilan

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menghadiri Sidang Virtual Pemimpin Ke-3 Kerja Sama Sungai Lancang-Mekong (LMC) hari Senin (24/08) di Beijing. Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith, Perdana Menteri Kamboja SAmdech Hun Sen, Presiden Myanmar U Win Myint, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha serta Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc menghadiri sidang tersebut.

Li Keqiang menyatakan, Kerja Sama Lancang-Mekong dilakukan oleh enam negara tetangga sepanjang sungai Lancang-Mekong. Keenam negara itu patut disebut sebagai anggota sekeluarga. Selama 4 tahun lebih sejak pemberlakuan mekanisme Lancang-Mekong, kerja sama antar enam negara tersebut berkembang pesat, dan telah memberi manfaat yang sungguh-sungguh kepada rakyat berbagai negara.

Li Keqiang mengajukan 6 butir usulan mengenai kerja sama Lancang-Mekong. Pertama, Tiongkok akan membagikan semua informasi hidrologi Sungai Lancang-Mekong dengan negara-negara di bagian tengah dan hilir, mengadakan sidang pertemuan tingkat menteri mengenai kerja sama sumber daya air dan forum kerja sama sumber daya air, demi menciptakan titik baru kerja sama sumber daya air. Kedua, menyinergikan kerja sama Lancang-Mekong dengan Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru, membangun Jalur Cepat dan Jalur Hijau di kawasan ini, memudahkan pertukaran personel dan logistik. Ketiga, memperdalam kerja sama yang berkelanjutan, melaksanakan Proyek Panen Raya. Keempat, meningkatkan kerja sama di bidang kesehatan publik. Sesudah penelitian dan pengembangan vaksin virus corona Tiongkok diselesaikan, negara-negara Mekong akan diprioritaskan untuk mendapat vaksin buatan Tiongkok. Kelima, meningkatkan kerja sama di bidang kesejahteraan rakyat. Keenam, menjalani konsep yang terbuka dan inklusif, mendorong pertukaran dan kerja sama Mekanisme Kerja Sama Lancang-Mekong dengan mekanisme sub-regional lainnya.

赵颖