Presiden Xi Jinping Melakukan Hubungan Telepon Dengan Presiden Iran

2022-07-30 14:49:44  

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan hubungan telepon dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi hari Jumat kemarin (29/07).

Pada kesempatan itu, Xi Jinping menunjukkan, dewasa ini, didampak bersama perubahan seratus tahun terakhir ini dan pandemi abad, dunia memasuki masa pergolakan dan pembaharuan yang baru. Keinginan rakyat berbagai negara yang menuntut perwujudan perkembangan dan keamanan lebih mendesak, dan himbauan untuk  mengejar keadilan internasional lebih keras. Menghadapi situasi internasional yang kompleks, Tiongkok dan Iran meningkatkan solidaritas dan kerja sama,  menambahkan kepentingan bersama kedua pihak, dan memelihara hak dan kepentingan sah negara-negara berkembang yang luas. Tiongkok memperlakuan hubungan Tiongkok-Iran dari segi strategis, bersedia bersama dengan Iran untuk mendorong hubungan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok - Iran mencapai kemajuan baru.

Xi Jinping menekankan, kedua pihak hendaknya dengan tegas saling mendukung mengenai kepentingan inti dan masalah yang menjadi perhatian bersama, dan mempertahankan patokan pokok  hubungan internasional yang tidak melakukan intervensi. Kedua pihak hendaknya memelihara komunikasi erat mengenai pelaksanaan rencana kerja sama kedua negara secara menyeluruh, aktif mendorong kerja sama di bidang titik berat, terus mengadakan kerja sama di bidang penanggulangan wabah, dan hendaknya meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam urusan regional dan internasional. Tiongkok selalu mendukung  negara-negara Timur Tengah bersolidaritas dan bekerja sama dalam menyelesaikan masalah keamanan regional, mendukung rakyat Timur Tengah menjajaki jalan pembangunan secara mandiri. Tiongkok bersedia meningkatkan komunikasi dan kerja sama dalam kerangka antara lain Organisasi Kerja Sama Shanghai SCO. Tiongkok mengapresiasi dukungan Iran terhadap inisiatif pembangunan global dan inisiatif keamanan global, bersedia bersama Iran mendorong pelaksanaannya, dan mendorong tata tertib internasional berkembang menuju arah yang lebih adil dan rasional.

Ebrahim Raisi menyatakan, tahun lalu Iran dan Tiongkok bersama-sama merayakan genap 50 tahun penjalinan hubungan diplomatik. Dalam 50 tahun terakhir ini kerja sama Iran dengan Tiongkok mencapai hasil penting, diyakini dengan upaya kedua pihak, hubungan Iran dan Tiongkok pada kelak hari akan mewujudkan perkembangan yang berlevel lebih tinggi. Dengan teguh tak tergoyahkan memperdalam hubungan kemitraan strategis komprehensif Iran - Tiongkok adalah prioritas dan titik berat dalam kebijakan diplomatik Iran yang ditetapkan. Iran dan Tiongkok menentang hegemonisme, unilaterisme, menentang intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain, menentang sanksi sepihak yang ilegal, dan menentang standar ganda. Iran dengan tegas berpegang pada kebijakan satu Tiongkok, dengan tegas mendukung Tiongkok  membela kepentingan intinya. Iran menilai tinggi peranan positif Tiongkok dalam urusan internasional dan regional, mendukung inisiatif pembangunan global dan inisiatif keamanan global yang diajukan Tiongkok, bersedia mempererat komunikasi dan koordinasi dengan Tiongkok, memelihara keadilan internasional dan kepentingan bersama negara-negara berkembang, dan mendorong perdamaian, keamanan dan perkembangan regional dan dunia.