DK PBB Gelar Rapat Darurat Soal Palestina-Israel, Tiongkok Serukan Barang Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Jalur Gaza Tanpa Hambatan

2023-12-31 09:33:56  



Dewan Keamanan (DK)PBB menggelar rapat darurat pada 29 Desember untuk membahas situasi Palestina-Israel. Wakil Tiongkok menyerukan selekasnya membentuk mekanisme terkait, menjamin barang bantuan kemanusiaan dapat masuk ke Jalur Gaza secara aman tanpa hambatan, Tiongkok mendukung selekasnya menghidupkan kembali perundingan Palestina-Israel.

Deputi Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Geng Shuang dalam pidatonya menunjukkan, konflik Palestina-Israel putaran baru sudah berlangsung lebih dari 80 hari, sekitar dua juta penduduk tak berdosa di Jalur Gaza mengalami musibah kemanusiaan yang belum pernah dialaminya. Meskipun Sidang Majelis PBB dan DK PBB masing-masing meluluskan berbagai resolusi dan menuntut pihak terkait segera mewujudkan gencatan senjata, menuntut untuk menghentikan penghukuman kolektif terhadap penduduk tak berdosa di Jalur Gaza, serta menuntut pihak yang menduduki di Jalur Gaza menaati hukum internasional dan hukum humaniter internasional. Akan tetapi, hal yang menyedihkan ialah blokade, pengepungan di Jalur Gaza, kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil, serangan dan penanggapan di tepi Barat Sungai Yordan masih tetap berlangsung. Rakyat Palestina mengalami perlakuan yang tidak manusiawi, masyarakat internasional harus mengumpulkan segala upayanya untuk mendorong gencatan senjata, meredakan musibah dan menyelamatkan jiwa rakyat. 

 

Geng Shuang mengatakan: ‘Tiongkok mendesak Israel segera menghentikan serangan militer yang semena-mena. Menyediakan syarat seperlunya untuk badan kemanusiaan menjalankan pertolongan di Jalur Gaza’. 

Geng Shuang menyatakan, aksi Israel di tempat permukiman di Tepi Barat Sungai Yordan serta wilayah yang didudukinya, serta serangan, pelacakan dan kekerasan pemukim yang terus meningkat, telah dengan serius melanggar Resolusi nomor 2334 DK PBB, dengan serius merusak dasar Solusi Dua Negara. Tiongkok mendesak Israel sungguh-sungguh menunaikan tanggungjawabnya sebagai pihak yang menduduki Gaza menghentikan segala aksi di tempat permukiman, mecegah kekerasan pemukim yang semakin meningkat, melakukan pemeriksaan dan mengusut tanggung jawab terkait peristiwa.

Geng Shuang menyatakan: Tiongkok mengusulkan, menggelar rapat perdamaian internasional yang berskala lebih besar, cakupannya lebih luas dan lebih efektif, untuk mendorong penyusunan jadwal dan peta jalur, agar Solusi Dua Negara dapat benar-benar dituntaskan.Tiongkok mendukung Palestina resmi menjadi anggota PBB, dan mendukung selekasnya menghidupkan kembali perundingan langsung Palestina-Israel.