Pidato tertulis Xi Jinping Setibanya di Bandara Internasional Orly di Paris, Perancis

2024-05-05 22:41:11  

(5 Mei 2024, Paris)
Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping
Atas undangan Presiden Macron, saya dengan senang hati memulai kunjungan kenegaraan ketiga saya ke Republik Perancis. Pada tahun 2014 dan 2019, saya mengunjungi Perancis dua kali pada musim semi untuk merayakan peringatan 50 tahun dan 55 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Perancis dengan rakyat Perancis. Dalam rangka peringatan 60 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Perancis, saya sekali lagi menginjakkan kaki di tanah Perancis yang indah dan merasa sangat ramah. Atas nama pemerintah dan rakyat Tiongkok, saya ingin dengan kesempatan ini untuk menyampaikan salam tulus dan harapan terbaik saya kepada pemerintah dan rakyat Perancis.
Sebagai perwakilan penting peradaban Timur dan Barat, Tiongkok dan Perancis sudah lama saling mengagumi dan tertarik. Para pemikir Pencerahan Perancis mulai mempelajari kebudayaan Tiongkok sejak dahulu, dan masyarakat Tiongkok pun mengenal raksasa budaya Perancis seperti Voltaire, Diderot, Hugo dan Balzac. 60 tahun yang lalu, Tiongkok dan Perancis menerobos hambatan Perang Dingin dan menjalin hubungan diplomatik pada tingkat duta besar. Selama 60 tahun ini, hubungan Tiongkok-Perancis selalu menjadi yang terdepan dalam hubungan Tiongkok dengan negara-negara Barat, memberikan contoh bagi komunitas internasional mengenai hidup berdampingan secara damai dan kerja sama yang saling menguntungkan antara negara-negara dengan sistem sosial yang berbeda.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan Tiongkok-Perancis terus mengalami perkembangan berlevel tinggi, kerja sama di bidang penerbangan, ruang angkasa, energi nuklir, pertanian, pangan, penghijauan dan bidang-bidang lainnya terus mencapai hasil baru. Kedua negara telah berkoordinasi dan bekerja sama secara erat dalam mengatasi perubahan iklim, melindungi keanekaragaman hayati, dan meningkatkan tata kelola global. Berbagai kegiatan Tahun Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok-Perancis sedang berlangsung lancar. Perkembangan hubungan Tiongkok-Perancis tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat kedua negara, tapi juga menyuntikkan stabilitas dan energi positif ke dalam dunia yang bergejolak.

Selama kunjungan ini, saya akan bertukar pandangan mendalam dengan Presiden Macron mengenai perkembangan hubungan Tiongkok-Perancis dan Tiongkok-UE dalam situasi baru, serta isu-isu utama internasional dan regional saat ini. Saya berharap melalui kunjungan ini, kita akan mengkonsolidasikan persahabatan tradisional antara kedua negara, meningkatkan rasa saling percaya politik, membangun konsensus strategis, memperdalam pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang, menggunakan obor sejarah untuk menerangi jalan ke depan, dan menciptakan masa depan yang lebih baik untuk hubungan Tiongkok-Perancis, serta berkontribusi pada perdamaian dan pembangunan dunia.