Sebuah Surat Balasan yang Membuat Impian Para Pemuda Hongaria “Bermekaran”

2024-05-06 15:02:31  

Sekolah Bilingual Hongaria-Tiongkok yang terletak di Budapest adalah satu-satunya sekolah umum dengan pengantar bahasa Mandarin dan bahasa lokal, sekolah ini didirikan pada bulan September 2004, dan pada awalnya hanya memiliki empat kelas dan 87 siswa. Saat ini, sekolah ini telah memiliki 12 angkatan, 20 kelas dan 530 siswa.

Kepala Sekolah Bilingual Hongaria-Tiongkok, Erderlyi: Pada awalnya, pendirian sekolah ini bertujuan untuk melayani siswa Tionghoa di Hongaria, seiring dengan berjalannya waktu, rasio komposisi siswa berubah. Saat ini, siswa lokal yang berbahasa Hongaria jauh lebih banyak dari pada siswa Tionghoa.



Sekolah Bilingual Hongaria-Tiongkok adalah saksi persahabatan mendalam kedua negara, sekaligus gambaran dari semakin meningkatnya pertukaran budaya dan personel antar kedua pihak.

Pada bulan Oktober 2009, Xi Jinping yang menjabat sebagai wakil presiden Tiongkok saat itu datang ke sekolah ini dan menyaksikan pertunjukan baca puisi dan Wushu tradisional Tiongkok.

Beliau menekankan bahwa rakyat kedua negara perlu memperdalam rasa saling pengertian melalui pertukaran budaya, para siswa mewakili harapan terhadap kerja sama antar kedua negara di masa depan.



Menjelang Tahun Baru Imlek 2023, dua siswi dari sekolah tersebut yang masing-masing bernama Vagar Nonita (nama Mandarinnya Hu Lingyue) dan Imre Tamara Lili (nama Mandarinnya Song Zhixiao) mewakili para siswa mengirim surat kepada Presiden Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan. Dalam suratnya, mereka menjelaskan proses belajar bahasa Mandarin, juga menyatakan harapan mereka untuk belajar ke perguruan tinggi di Tiongkok.



Presiden Xi Jinping dalam surat balasannya mengatakan bahwa beliau dan istrinya sangat gembira menerima surat para siswa di tahun kelinci Tiongkok. Beliau masih ingat dengan momen pertukaran antara guru dan siswa di Sekolah Bilingual Hongaria-Tiongkok pada tahun 2009. Saat mengetahui bahwa para siswa selalu rajin belajar bahasan Mandarin, dan siap sedia berkontribusi demi persahabatan antara Tiongkok dan Hongaria, dia mengapresiasi sikap mereka tersebut.

Xi Jinping menekankan, Tiongkok dan Hongaria sama-sama memiliki sejarah yang panjang dan budaya yang gemilang, rakyat kedua negara memiliki persahabatan tradisional, pertukaran personel dan budaya pun menjadi semakin erat.

Beliau menyambut anak-anak untuk belajar ke perguruan tinggi di Tiongkok setelah tamat dari SMA, juga berharap semakin banyak kaum muda Hongaria menyukai bahasa Mandarin, belajar bahasa Mandarin, dan mengunjungi Tiongkok, memahami lebih banyak sejarah dan budaya Tiongkok dan Tiongkok kontemporer, berupaya menjadi utusan yang dapat mewakili dan mengembangkan usaha persahabatan Tiongkok-Hongaria.



Saat ini, kedua anak perempuan tersebut sedang menempuh pendidikan di Beijing, mereka bersekolah di Capital Normal University pada bulan September 2023, memulai perjalanan mereka untuk menjelajahi sejarah dan budaya Tiongkok.