Mesir dan Iran Berupaya Pulihkan Hubungan Diplomatik antar Kedua Negara

2024-06-06 10:52:43  

Kementerian Luar Negeri Mesir dalam pernyataannya hari Rabu kemarin (5/6) mengumumkan, pada hari yang sama, Menlu Mesir Sameh Shoukry dan penjabat Menlu Iran Ali Bagheri Kani telah mengadakan pembicaraan telepon, kedua pihak sepakat berpendapat perlu terus berupaya mengembangkan hubungan bilateral, menyelesaikan semua masalah, serta meratakan jalan untuk memulihkan hubungan normal kedua negara.

Pernyataan tersebut juga mengatakan, kedua menlu tersebut terutama telah membahas normalisasi hubungan diplomatik dan situasi di Jalur Gaza. Kedua pihak sepakat untuk mengupayakan kepentingan rakyat kedua negara di atas dasar prinsip saling menghormati, rukun dan bersahabat, serta mendukung stabilitas kawasan.

Pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa kedua pihak juga membahas mediasi yang sedang dilakukan oleh Mesir, Qatar dan Amerika demi tercapainya persetujuan gencatan senjata Israel-Hamas.

Iran melancarkan revolusi Islam pada tahun 1979, dan menggulingkan Dinasti Pahlavi. Di tahun yang sama, Mesir dan Israel menandatangani perjanjian perdamaian, dan memberikan suaka politik kepada raja Iran yang berada dalam pengasingan, Iran kemudian mengumumkan memutuskan hubungan diplomatik dengan Mesir. Belakangan ini, hubungan antara kedua negara membaik. Di sela-sela KTT ke-15 Organisasi Kerja Sama Islam yang digelar pada bulan Mei lalu, Shoukry dan Almarhum Menlu Iran Abdollahian telah bertukar pendapat mengenai perbaikan hubungan bilateral.