Pihak Resmi Indonesia: “Tarif Impor 200%” Tak Menyasarkan Negara Tertentu Mana Pun, Apalagi Tiongkok

2024-07-07 11:01:29  


Luhut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, pada hari Jumat kemarin (5/7) mengklarifikasi spekulasi mengenai “tarif impor 200%”. Dia mengatakan bahwa langkah ini tidak menyasarkan negara tertentu mana pun, apalagi Tiongkok.

 

Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan baru-baru ini menyatakan bahwa Indonesia akan mengenakan tarif pengamanan sebesar 100% hingga 200% pada produk impor mulai dari alas kaki hingga keramik dan memulai kembali rencana untuk melindungi industri domestik. Namun, hal ini dimaknai oleh dunia luar sebagai rencana Indonesia untuk mengenakan tarif impor sebesar 200% terhadap barang impor dari Tiongkok.

 

Luhut menanggapi bahwa kabar ini telah menimbulkan banyak kesalahpahaman dan spekulasi. “Indonesia tidak akan begitu saja mengikuti negara tertentu, meskipun kita harus melindungi kepentingan negara. Oleh karena itu, diperlukan mengklarifikasi isu penerapan tarif impor 200% terhadap barang Tiongkok, supaya tidak terjadi kontroversi dan menimbulkan kesalahpahaman mitra kerja sama kami”, kata Luhut.