Berkenaan dengan kecaman terhadap politik luar negeri Tiongkok dalam Pernyataan Bersama Rapat 2+2 Keamanan Diplomatik Jepang-Amerika Serikat, Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian dalam jumpa pers rutin hari Selasa (30/7) kemarin menyatakan, Jepang dan AS secara kasar mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok dalam masalah Taiwan, Hong Kong, Xinjiang dan Tibet, Tiongkok menentang keras hal tersebut.
Lin Jian mengatakan, Jepang dan AS tidak memedulikan kekhawatiran serius Tiongkok, secara kasar mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok pada masalah Taiwan, Hong Kong, Xinjiang dan Tibet, mencoreng dan menyerang Tiongkok dalam masalah maritim, menganut mentalitas Perang Dingin, memanipulasi politik kelompok, dan menghasut konfrontasi kelompok, dengan serius merusak perdamaian dan kestabilan regional, serta merugikan kepentingan keamanan negara lain.
“Tiongkok dengan tegas menentang perbuatan Jepang dan AS tersebut, dan telah mengajukan representasi serius kepada pihak Jepang melalui jalur diplomatik, meminta pihak Jepang membangun pemahaman yang objektif dan rasional terhadap Tiongkok, berhenti melakukan manipulasi politik pada urusan dalam negeri Tiongkok, berhenti melakukan provokasi dalam masalah maritim, berhenti menarik negara-negara di luar kawasan untuk menciptakan perpecahan dan konfrontasi di kawasan, dengan sungguh-sungguh menempuh jalan pembangunan yang damai, serta berupaya memperoleh kepercayaan dari negara-negara tetangga di Asia dan komunitas internasional dengan aksi nyata,” tutur Lin Jian.