Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Li Jian di depan jumpa pers hari Rabu kemarin (30/10) menanggapi isu tentang “memanasnya” ekonomi Tiongkok baru-baru ini. Li Jian menyatakan, Tiongkok akan terus menanggapi optimisme masyarakat internasional terhadap Tiongkok dan antusiasime perusahaan mancanegara terhadap Tiongkok dengan tindakan nyata, serta memberikan dinamika dan peluang baru kepada pertumbuhan ekonomi global.
Baru-baru ini, pemerintah Tiongkok mengeluarkan serangkaian kebijakan inkremental untuk mendukung perluasan permintaan domestik serta meningkatkan investasi dan konsumsi, hal itu sempat mengundang perhatian luas masyarakat internasional. Penasihat Negara Singapura Lee Hsien Loong berpendapat, kebijakan pemerintah Tiongkok itu bermanfaat untuk meningkatkan keyakinan dan permintaan. Ketua Dewan Asosiasi Federal Jerman untuk Pembangunan Ekonomi dan Perdagangan Luar Negeri (BWA) Michael Schumann menyatakan, serangkaian kebijakan inkremental telah memainkan peran utama dalam meningkatkan kepercayaan pasar, dan pertumbuhan ekonomi Tiongkok bermakna penting bagi pasar global.
Lin Jian ketika menanggapi hal tersebut menyatakan bahwa ekonomi Tiongkok tahun ini pada umumnya stabil dan berkembang dalam kestabilan, vitalitas dan ketahanan ekonominya sangat menonjol. Dalam 3 triwulan pertama tahun ini, volume perdagangan Tiongkok dengan lebih dari 160 negara dan daerah telah meningkat, volume total ekspor-impor telah menciptakan rekor baru, laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) berada di posisi terdepan dalam ekonomi utama global, semua itu adalah bukti “memanasnya” ekonomi Tiongkok yang dapat dirasakan, dan sekali lagi membuktikan bahwa kecenderungan dasar ekonomi Tiongkok yang membaik dalam jangka panjang tidak pernah berubah.