|
Jumlah konsumsi "lobster mini" di Guijie setiap hari sekitar 10 ton. Setiap musim panas, di sini diselenggarakan festival lobster mini pedas. Seorang tamu yang sering makan di sini, Wang Dewen mengatakan,"Sejak umur 18 tahun saya sering makan di sini, dan sekarang umur saya sudah 25 tahun. Seminggu beberapa kali saya makan di sini. Setelah bermain sampai tengah malam dan merasa lapar, saya suka mencari makanan di sini. Hidangan di sini cocok dengan selera anak muda, restoran banyak sekali, berbagai macam selera, tinggal pilih saja. Kalau Anda datang ke Beijing dari kota lain, jangan lewatkan Guijie kalau tidak ingin menyesal."
Melalui pembangunan dan perombakan selama beberapa tahun, sejumlah restoran yang terkenal telah memperluas usahanya dan lingkungan semakin nyaman. Wang Zhen yang sudah puluhan tahun tinggal di sini mengatakan,"Perubahan yang terjadi di jalan ini sangat besar. Dulu, daerah ini tidak ada jalan, tapi sekarang bukan main ramainya."
Kini sejumlah restoran ala Barat juga mulai membuka usaha di jalan ini, seperti daging bakar Brasil, susi Jepang dan panggangan ala Korea Selatan. Namun, kebanyakan tamu adalah wisatawan domestik, bagi tamu asing, mereka lebih suka mencicipi makanan Tiongkok. Kurt Kutzler dari Denmark sangat memuji enaknya bebek panggang yang dihidangkan restoran di Guijie. Menurut hematnya, bebek panggang di sini lebih cocok dengan lidah orang asing. Dikatakannya,"Bebek panggang di sini sangat lezat, dan saya kagum dengan cara membuat hidangan ini yang begitu repot, ditambah dengan hidangan pendamping yang beraneka ragam dan khas. Sangat istimewa cita rasanya."
Kalau Anda berkunjung ke Beijing, sempatkan waktu untuk mengunjungi Guijie, dan sebaiknya pada waktu malam. Karena suasana di sana lebih ramai dengan lampion-lampion merah yang menerangi jalan itu, menciptakan suasana yang istimewa. 1 2 3
|