Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Huan Chunying kemarin (15/11) di Beijing menyatakan harapannya agar pihak AS mengadakan konsultasi secara tulus dan serius dengan pihak Tiongkok mengenai masalah terkait sesuai dengan kesepahaman yang dicapai oleh kepala kedua negara, mewujudkan keinginan kedua pihak untuk memelihara perkembangan sehat dan stabil hubungan kedua negara dan memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan.
Diberitakan, Wakil Presiden AS Mike Pence dalam wawancaranya dengan harian Washington Post menyatakan, pihak AS membuka pintu bagi pihak Tiongkok untuk mencapai persetujuan selama KTT G-20 di Argentina, namun dengan prasyarat bahwa pihak Tiongkok perlu melakukan perubahan besar secara keseluruhan di bidang-bidang ekonomi, militer dan politik, memberi konsesi dalam masalah yang diperhatikan oleh pihak AS. Pence juga menyinggung masalah terkait Tiongkok harus menaati patokan dan peraturan internasional.
Mengenai hal itu, Hua Chunying dalam keterangan pers kemarin menyatakan, berbagai tokoh pihak AS belakangan ini mengeluarkan suara yang berbeda, Juru bicara tersebut bertanya bahwa pernyataan Pence itu atas nama pandangan resmi pemerintah AS atau hanya pandangan pribadinya.
Hua Chunying mengatakan, kini hubungan kedua negara sedang berada dalam titik yang penting, diperlukan kedua pihak untuk mengambil pilihan yang tepat dan upaya praktis, menjamin hubungan kedua negara berkembang secara sehat dan stabil dengan menyusuri arah yang tepat. Hal itu sesuai dengan kepentingan pokok rakyat kedua negara dan rakyat sedunia, dan juga adalah harapan bersama masyarakat internasional. Pihak Tiongkok menghormati kepentingan kedaulatan, keamanan dan perkembangan pihak AS, sama saja pihak AS juga harus menghormati kepentingan kedaulatan, keamanan dan perkembangan pihak Tiongkok, menghormati rakyat Tiongkok yang memilih jalan perkembangan yang sesuai dengan keadaan negaranya. Tepat seperti apa yang ditunjukkan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam upacara pembukaan Eskpo Impor Internasional Tiongkok pada awal bulan ini, bahwa Tiongkok tetap berdiri tegak walau mengalami susah payah selama 5 ribu tahun, ke depan, Tiongkok tetap akan berdiri tegak untuk selama-lamanya.
Hua Chunying menunjukkan pula, mengenai masalah konsultasi ekonomi dan perdagangan, pendirian pihak Tiongkok adalah tegas. Pihak Tiongkok berpendapat, sifat kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua negara adalah saling menguntungkan dan menang bersama. Perundingan dan konsultasi merupakan satu-satunya jalan tepat bagi penyelesaian masalah ekonomi dan perdagangan di atas dasar saling menghormati, setara dan saling menguntungkan.