Film fiksi ilmiah“The Wandering Earth”

2019-03-13 16:05:41  

Film fiksi ilmiah “The Wandering Earth,” ditayangkan di Tiongkok pada 5 Februari. Film ini dirilis diadaptasi dari sebuah cerita oleh penulis laris Tiongkok Liu Cixin. “The Wandering Earth” telah menjadi hit box office di Tiongkok.

图片默认标题_fororder_timg (3)

Liu Cixin, merupakan penulis trilogi “Remembrance of Earth’s Past” yang terkenal, telah menulis “The Wandering Earth” pada tahun 2000. Cerita ini mengemukakan skenario ramalan akhir dunia atau kehancuran luas runtuhnya peradaban (apokaliptik) yang akan datang di mana matahari berubah menjadi raksasa merah. Hal ini mendorong umat manusia yang telah bersatu untuk membangun pendorong-pendorong berkekuatan raksasa dari kesatuan kekuatan di seluruh dunia dengan harapan mendorong bumi keluar dari tata surya untuk mencari bintang baru.  

Adaptasi film tersebut, yang disutradarai oleh Guo Fan, menggambarkan perjalanan luar angkasa yang berubah menjadi bumi dalam perjalanan yang berbahaya.

“Wandering Earth” telah menghabiskan anggaran US$50 juta, menjadikannya film fiksi ilmiah berbujet besar pertama di Tiongkok. Ulasan telah mencatat skala ambisius film ini, serta kurangnya karakter Amerika yang menonjol.“Pemerintah Bumi yang Bersatu tersebut telah menjadikan Rusia, Prancis, Inggris, dan negara-negara lain yang memainkan peran, tetapi tidak ada orang Amerika,” kata ulasan oleh Sciencefiction.com. Abacus News dalam ulasannya mengatakan, “Tampaknya aneh dan kesalahan yang disengaja untuk mengeluarkan orang Amerika dari koalisi global.”  

图片默认标题_fororder_timg (4)

Sinopsis:

“The Wandering Earth” bertempat di masa depan, matahari telah menua dan akan berubah menjadi lebih raksasa. Demi melindungi peradaban manusia, Pemerintah United Earth memulai proyek Wandering Earth untuk memindahkan Bumi keluar dari Tata Surya, dan melakukan perjalanan ke sistem Alpha Centaur. Warga bumi membangun puluhan ribu Mesin planet di permukaan bumi untuk mendorong bumi bermaju terus. Namun suatu hari populasi manusia berkurang parah karena pasang surut bencana yang terjadi setelah mesin planet menghentikan rotasi Bumi, dan kemudian ketika planet bergerak menjauhi Matahari, banyak tempat di permukaan bumi telah membeku karena turunnya suhu, hal ini memaksa manusia hanya hidup di kota bawah tanah, yang dibangun berdekatan dengan mesin planet

图片默认标题_fororder_timg

Pada awal film, Liu Peiqiang (Wu Jing), seorang astronot Tiongkok, berjanji kepada putranya Liu Qi (Qu Chuxiao) tentang kepulangannya sebelum misinya ke stasiun ruang angkasa yang membantu Bumi bernavigasi saat bergerak keluar dari Tata Surya, dan meminta bantuan kepada ayah mertuanya Han Zi'ang (Ng Man-tat) untuk menjaga putranya di bumi.

Beberapa tahun kemudian, misi Liu Peiqiang akan berakhir dan dia akan segera kembali ke Bumi. Untuk merayakan Tahun Baru Imlek, Liu Qi bersama adik adopsi Han Duoduo (Zhao Jinmai) diam-diam naik ke permukaan bumi untuk menyetir truk kakeknya Han Zi'ang. Di tengah perjalanan mereka ditangkap oleh polisi. Dalam kantor kepolisian, mereka berkenalan baik dengan Tim (Mike Sui). Kakek Han Zi'ang mencoba membebaskan mereka tapi gagal.

图片默认标题_fororder_timg (2)

Ketika Bumi melewati Jupiter, planet ini ditangkap oleh gravitasi Jupiter, hal ini menyebabkan gempa bumi dahsyat sehingga banyak mesin pendorong planet rumtuh di seluruh dunia. Liu Qi keempat orang itu melarikan diri di tengah-tengah kekacauan dan berhasil naik ke truk curian, tetapi truk itu dipinjam oleh militer untuk misi penyelamatan; mereka akan mengangkut komponen mesin ke pendorong yang rusak di Hangzhou, tim penyelamat ini dipimpin oleh Wang Lei (Li Guangjie). Di sisa-sisa Shanghai, mereka kehilangan kendaraan mereka, dan saat mengangkut komponen ke reruntuhan gedung pencakar langit, Han Zi'ang terjatuh dan meninggal. Kabar buruk dilaporkan bahwa pendorong Hangzhou sepenuhnya dikompromikan dan kota itu benar-benar hancur, kelompok itu untuk sementara putus asa. Namun mereka menemukan kendaraan baru di mana insinyur di kapal, Li Yiyi (Zhang Yichi), dia meyakinkan mereka untuk mengangkut komponen mesin untuk memperbaiki mesin planet yang lebih besar di Sulawesi.

图片默认标题_fororder_timg (1)

Di ruang angkasa, Liu Peiqiang menemukan bahwa MOSS, kecerdasan buatan yang memerintah stasiun ruang angkasa, telah mengarahkannya untuk melarikan diri daripada misi membantu manusia di Bumi. Dia keluar dari hibernasi dan berupaya untuk menghentikan pesawat ruang angkasa bersama dengan kosmonot Rusia Makarov. Makarov akhirnya terbunuh oleh serbihan diluar pesawat ruang angkasa itu. Liu Peiqiang tiba di ruang kontrol, tetapi kekuasaannya dicabut karena tindakannya yang tidak disiplin dan dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengesampingkan proses pelarian.

Kelompok Liu Qi tiba di Sulawesi untuk mengetahui bahwa mesinnya sudah sepenuhnya pulih. Secara global, sebagian besar pendorong planet telah diperbaiki juga. Namun, Bumi telah bergerak melampaui batas Roche Jupiter dan akan dihancurkan pula. Kelompok Liu Qi putus asa, tetapi Liu Qi, terinspirasi oleh ingatan penjelasan ayahnya tentang mekanisme pendorong, dia mengusulkan untuk menyalakan atmosfer yang berlimpah hidrogen Jupiter untuk meniup Bumi. Li Yiyi pun mengusulkan untuk memusatkan tenaga mesin Sulawesi untuk menembakkan sinar yang cukup tinggi untuk menyalakan Jupiter. Kelompok ini mengatasi berbagai tantangan, seperti gempa susulan yang diperbarui yang melukai beberapa anggota, dan sebagian besar mampu mengkonfigurasi ulang mesin untuk melaksanakan rencana, namun mereka tidak dapat mendorong pin penembakan mesin untuk menyalakannya.

Liu Peiqiang, yang mengetahui hal ini, mampu membujuk United Earth Goverment untuk menggunakan saluran komunikasinya untuk meminta bantuan kepada kelompok Liu Qi di Sulawesi, meskipun AI di kapal mengungkapkan bahwa solusi yang dicoba tidak memiliki peluang untuk berhasil berdasarkan probabilitas perhitungan. Pihak penyelamat dan reparasi lainnya tiba dan mesin dinyalakan, tetapi tidak bisa menyalakan hidrogen. Liu Peiqiang memutuskan untuk menggunakan mesin stasiun luar angkasa itu sendiri untuk menyalakan hidrogen Jupiter; dia menghancurkan AI dengan vodka yang Makarov selundupkan di atas kapal, lalu mengendarai pesawat ruang angkasa ke awan antara Jupiter dan Bumi, mengorbankan dirinya saat kunci kontak berhasil. Bumi diselamatkan dari kehancuran, dan terus bergerak menuju sistem bintang tujuan.

Saat film berakhir, Liu Qi menceritakan dan membayangkan tahapan migrasi Bumi, proses yang memakan waktu 2.500 tahun dan masih terikat dengan ketidakpastian, dengan nada penuh harapan.

Komentar
辛睿