Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang Selasa kemarin (19/3) di depan jumpa pers menyatakan, reinkarnasi Buddha Hidup seperti Dalai Lama hendaknya sesuai dengan undang-undang, peraturan negara, dan berdasarkan ritual agama dan sejarah.
Menurut laporan, baru-baru ini Dalai Lama menyatakan, reinkarnasi Dalai Lama berikutnya mungkin akan muncul di India, dan reinkarnasi di Tiongkok mungkin tidak akan diakui. Mengenai hal itu, Geng Shuang menyatakan:
“Reinkarnasi Buddha Hidup merupakan cara pewarisan Agama Budda aliran Tibet, memiliki ritual agama dan sistem yang tetap. Pemerintah Tiongkok melaksanakan kebijakan kebebasan kepercayaan agama, telah menerbitkan Peraturan Urusan Agama dan Cara Pengelolaan Reinkarnasi Buddha Hidup Agama Buddha Aliran Tibet, menghormati dan melestarikan cara pewarisan agama Buddha aliran Tibet tersebut. Sistem reinkarnasi Buddha Hidup Dalai Lama sudah bersejarah ratusan tahun. Dalai Lama ke-14 juga ditetapkan menurut ritual agama dan sejarah, dilaporkan dan disahkan oleh pemerintah pusat pada waktu itu. Oleh karena itulah, reinkarnasi Buddha hidup termasuk Dalai Lama hendaknya sesuai dengan undang-undang dan peraturan negara, dan berdasarkan pada ritual agama dan sejarah. ”