9 Kisah antara Xi Jinping dengan Anak-anak Mancanegara

2020-06-01 17:04:49  

图片默认标题_fororder_xixiao1

Hari Anak Internasional jatuh pada tanggal 1 Juni hari ini. Seorang “sahabat besar” selalu memperhatikan pertumbuhan anak-anak.

Beliau pernah atas nama “sahabat besar” mengucapkan selamat hari raya kepada semua anak-anak dan remaja di Tiongkok.

Beliau selalu meluangkan waktu untuk bermain dengan anak-anak tak peduli betapa sibuk pekerjaannya.

Kisah yang mengharukan antara “sahabat besar” dan anak-anak terjadi di lapangan olahraga, ruang kelas, dalam kegiatan ekstrakulikuler serta di dalam dan luar negeri Tiongkok. “Sahabat besar” ini adalah Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Cerita Pertama: Seorang Ayah yang Menyayangi Puterinya

Xi Jinping adalah presiden Tiongkok dan juga seorang ayah yang senang mendampingi anak kesayangannya. Di atas rak buku di kantornya ada sebuah potret dirinya dengan anaknya. Di dalam potret itu, ia sedang mengendarai sepeda bersama dengan putrinya.

图片默认标题_fororder_xixiao2

Cerita kedua: Kakek Xi yang “Malu-malu”

“Sahabat besar” Xi Jinping sangat disukai anak-anak. Ia pernah berbincang-bincang akrab dengan belasan anak di Komunitas Junmen Kota Fuzhou, Provinsi Fujian pada tahun 2014.

Sesudah kegiatan itu, Zou Ruining yang berusia 7 tahun, dalam catatan hariannya mengatakan, “Kakek Xi sangat pemalu.”

图片默认标题_fororder_xixiao3

Sebenarnya Kakek Xi sama sekali bukan pemalu, ia sangat cinta anak-anak. Anak-anak menganggap Xi Jinping sebagai sahabat besar yang paling akrab.

Cerita ketiga: Memberi Semangat kepada Anak-Anak

Menjelang Hari Anak Internasional tahun 2016, 12 murid di Taizhou Provinsi Zhejiang atas nama “keturunan anggota Tim Reklamasi Tanah Liar Pulau Dachen” menulis surat kepada Xi Jinping.

Yang membuat mereka tak menyangka ialah, Xi Jinping dengan cepat membalas surat mereka. Ia mendorong mereka untuk “menjadi pembangunan generasi baru yang berpengetahuan, berbudi pekerti dan berprestasi.”

图片默认标题_fororder_xixiao4

Cerita ke-4:  Mengenang Masa Kecil

Ketika berbincang-bincang dengan para sahabat kecil, Xi Jinping bersedia mendengarkan cerita mereka dan bersedia berbagi cerita tentang masa kecilnya dengan mereka. Ia mengenang masa kecil saat dirinya ikut dalam upacara penggabungannya dalam Pionir Muda di Sekolah Dasar Minzu Distrik Haidian Beijing. Dirinya menangis karena gagal masuk menjadi Pionir Muda gelombang pertama dan kemudian ia sangat terharu setelah akhirnya diterima masuk menjadi Pionir Muda.

图片默认标题_fororder_xixiao5

Cerita ke-5: Selalu Memperhatikan Anak-anak Daerah Bencana

Pada tanggal 20 April 2013, Lushan Sichuan digoncang gempa berskala 7.0 skala Richter. Pada masa penanggulangan bencana dan rehabilitasi, Xi Jinping sangat memperhatikan anak-anak di sana, ketika ia mendatangi daerah bencana untuk menyatakan simpatinya kepada para korban bencana, ia secara khusus menengok anak-anak.

Di tempat penampungan korban bencana, Luo Juncheng yang berumur satu setengah tahun, setelah bertemu dengan Xi Jinping memanggilnya “kakek”, dan dengan gembira Xi Jinping menciumnya.

图片默认标题_fororder_xixiao6

Cerita ke-6: Surat-menyurat dengan sahabat kecil Australia

Pada tahun 2014, 16 murid dari Negara Bagian Tasmania, Australia menulis surat kepada Presiden Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan, yang isinya merekomendasikan tumbuhan dan hewan unik serta pemandangan indah setempat, serta menulis surat tersebut dengan karakter Mandarin, mengundang mereka mengunjungi kampung halaman mereka. Mereka tidak menyangka bahwa surat mereka tersebut benar-benar dapat membawa Xi Jinping dan Peng Liyuan datang ke hadapan mereka.

Tak lama kemudian, para murid itu menjadi tamu istimewa yang hadir dalam upacara penyambutan Xi Jinping dan Peng Liyuan yang datang berkunjung.

图片默认标题_fororder_xixiao7

Cerita Ketujuh: Sahabat Besar Adalah Super “Penggemar Sepak Bola”

“Sahabat besar” Xi Jinping adalah seorang super penggemar sepak bola, sangat memperhatikan perkembangan sepak bola remaja Tiongkok. Dia pernah berkata, pemain sepak bola harus dilatih sejak kecil.

Pada tahun 2014, Xi Jinping berkunjung ke Jerman, ia khusus mengunjungi Stadion Olimpiade Berlin, untuk menengok para atlet sepak bola remaja Tiongkok yang sedang menerima pelatihan di sana. Waktu itu, tim remaja sepak bola dari Kabupaten Zhidan Provinsi Shaanxi Tiongkok sedang mengadakan pertandingan dengan tim remaja Wolfsburg. “Sahabat besar” menonton pertandingan dan bertepuk tangan serta mengangguk dan mengacungkankan jempolnya kepada para atlet.

图片默认标题_fororder_xixiao8

Cerita Kedelapan: Murid SD Pakistan Pasang Iklan untuk Sambut Xi Jinping

Di Roots Millennium Schools Pakistan yang terkenal ada banyak ‘penggemar” kecil “sahabat besar” Xi Jinping. Pada tahun 2015, ketika mengetahui bahwa Xi Jinping akan mengunjungi Pakistan, para “penggemar” kecil ini sangat berharap ketemu dengan idola mereka. Karena tidak bisa semuanya ikut ke bandara untuk menyambut “sahabat besar”, para sahabat kecil ini agak kecewa. Tidak bisa menyambut Xi Jinping secara langsung, apakah ada cara yang lain?

Setelah berdiskusi, mereka berencana memasang iklan di halaman pertama surat kabar terbesar setempat, dengan tulisan Mandarin dan lukisan mereka sendiri menyambut kedatangan Xi Jinping di Pakistan. Ide ini sangat didukung oleh segenap guru dan siswa di sekolah mereka.

图片默认标题_fororder_xixiao9

Cerita Kesembilan: Memperhatikan Pemulihan Kegiatan Bersekolah

Setelah terjadi wabah, Xi Jinping sangat memperhatikan keadaan pemulihan kegiatan bersekolah. Pada 21 April 2020 lalu, ketika ia melakukan inspeksi ke sebuah SD di Provinsi Shaanxi, dia menanyakan keadaan belajar dan kehidupan anak-anak setempat, dan mendorong anak-anak untuk giat berolahraga.

Xi Jinping juga berpesan agar sekolah mengintensifkan disinfeksi di tempat-tempat penting, untuk menyediakan lingkungan yang aman bagi pemulihan kegiatan bersekolah.

图片默认标题_fororder_xixiao10

Pada 31 Mei 2020 kemarin, menjelang Hari Anak Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Juni hari ini, Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat hari raya kepada anak-anak dan remaja berbagai etnis di seluruh Tiongkok.

Dia berpesan agar semua anak-anak dan remaja giat belajar, teguh pada keyakinan dan impian, mengasah kemauan yang kuat, berolahraga memperkuat badan, agar selalu siap untuk mewujudkan impian Tiongkok yaitu kejayaan kembali luar biasa Bangsa Tionghoa.

 

陈曦