Setelah Kongres Nasional ke-18 PKT, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengajukan ide baru “Impian Tiongkok”, yang mengajukan arah baru untuk Tiongkok. Impian Tiongkok adalah impian yang sederhana, dia menanam di dalam pemikiran rakyat terhadap kehidupan sejahtera, impian Tiongkok adalah impian yang perlu diperjuangkan melali kerja keras, impian Tiongkok adalah impian yang menyejahterakan dunia. Berikut mari kita simak bersama pemaparan Presiden Tiongkok tentang impian Tiongkok.
Pada 1960-an, Xi Jinping pergi ke desa Liang Jiahe dari Beijing dan menjadi petani di sana selama 7 tahun.
“Waktu itu, saya dan penduduk desa tinggal di rumah gua, tidur di ranjang tanah liat, kehidupan penduduk desa sangat miskin. Setelah itu, saya menjadi kepala desa itu, dan memimpin penduduk desa mengembangkan pertanian. Yang saya paling mengharapkan adalah penduduk desa bisa makan daging sepuasnya, dan bisa sering makan daging.”
Xi Jinping pernah mengatakan bahwa pelajaran pertamanya adalah di desa Liang Jiahe. 7 tahun yang tinggal bersama dengan penduduk di desa, membangun keyakinan yang teguh mengambil jalan politik, yaitu bekerja untuk rakyat. Xi Jinping tidak pernah melupakan harapan dia yang sederhana itu, meskipun dia sudah menjadi presiden.

Tanggal 29 November tahun 2012, Xi Jinping terpilih sebagai Presiden Tiongkok, dia berkunjung ke Museum Nasional, mengunjungi pameran “Jalan Kebangkitan”, dan pertama kali mengajukan ide baru “Impian Tiongkok”.
Xi Jinping mengatakan bahwa saya berpendapat mewujudkan kebangkitan bangsa Tionghoa adalah impian paling besar. Impian ini mengumpulkan harapan beberapa generasi rakyat Tiongkok, mewujudkan kepentingan bersama bangsa Tionghoa dan rakyat Tiongkok, adalah harapan bersama semua rakyat Tiongkok.
Impian Tiongkok mencerminkan pikiran Xi Jinping paling mendalam mengenai masa depan negara Tiongkok, yaitu kemakmuran negara, kebangkitan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Tanggal 17 Maret tahun 2013, Xi Jinping dalam pidatonya pertama kali menjelaskan impian Tiongkok secara sistematis, mewujudkan impian Tiongkok harus menempuh jalur Tiongkok, mewujudkan impian Tiongkok harus mengembangkan semangat Tiongkok, mewujudkan impian Tiongkok harus menyatukan kekuatan Tiongkok.
Praktek lebih penting daripada bicara saja. Terwujudnya Impian Tiongkok dibutuhkan perjuangan setiap warga Tiongkok. Pada Juli 2016, Presiden Tiongkok Xi Jinping sempat mengunjungi pangkalan industri kimia energi Ningdong yang terletak di pinggir kota Yinchuan, Daerah Otonom Ningxia. Di sana tengah dibangun proyek pengolahan batu bara dan minyak terbesar di seluruh dunia. Dalam sambutannya, Xi Jinping menyampaikan perkembangan sosialisme tak terlepas dengan perjuangan. Dia mengatakan, bangsa Tionghoa sudah menyimpan cukup banyak tenaga untuk membangkitkan negara dan mewujudkan impiannya. Ini merupakan misi seluruh warga Tiongkok.

Impian Tiongkok tidak dimiliki Tiongkok sendiri, tetapi juga berarti penting bagi dunia. Pada Maret 2013, dalam kunjungan kenegaraan perdana Xi Jinping yang baru dilantik sebagai presiden Tiongkok, Xi Jinping pertama kali menghubungkan Impian Tiongkok dengan dunia dalam pidatonya di Institut Hubungan Internasional Moskow.
Setelah itu, Xi Jinping terus-menerus menjelaskan isi Impian Tiongkok kepada masyarakat berbagai negara, dan juga mengaitkan Impian Tiongkok dengan impian masing-masing negara. Impian Tiongkok tidak hanya bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat Tiongkok, tetapi juga bermanfaat bagi seluruh dunia. Pada September 2015, Presiden Xi Jinping dalam Pertemuan Meja Bundar Kerjasama Selatan-Selatan di Mabes PBB memaparkan Impian Tiongkok kepada dunia, bahwa Tiongkok akan selalu menggabungkan pembangunan diri sendiri dengan perkembangan negara berkembang.

“Kami akan selalu menghubung erat perkembangan sendiri dengan perkembangan negara-negara berkembang, menghubung erat impian Tiongkok dengan impian rakyat negara-negara berkembang untuk menempuh kehidupan sejahtera, dan selalu maju bersama dengan negara-negara berkembang. Ini tidak akan berubah untuk selama-lamanya.