Nuerman Guli adalah kepala kelurahan sebuah desa di Xinjiang. Baru-baru ini, di waktu luang setelah panen, dia sibuk memandu para gadis di desanya belajar modeling melalui berjalan di atas catwalk.
Setelah tamat dari Pusat Pendidikan dan Penataran, Nuerman Guli berubah pikirannya tentang wanita. Menurut dia, wanita pada zaman modern seharusnya berani mempertunjukkan kemolekan tubuh perempuan dan pesonanya. Berbekal pikiran yang progresif, Nuerman Guli yang murah hati mulai membuka sekolah rumahan, bersilaturahmi dengan setiap wanita di desa dan berbagi ilmu pengetahuan hingga keterampilan bekerja serta ide-ide modern, sama derajat dan terbuka. Jadwalnya mulai semakin padat karena tiap hari bertukar pengalaman kehidupan dan keterampilan kerja dengan sesama wanita di desa.
Nuerman Guli berujar, pengetahuan adalah hiasan di atas rambut wanita. Ia berharap segenap wanita di desanya gemar membaca buku, dan selalu peduli kecantikan lahir dan batin. Ia bilang, senyum di bibir wanita adalah hal yang paling cantik di desanya.