Penduduk Asli Australia: Sejarah Genosida dan Berdarah

2021-04-17 11:24:27  

Penduduk Asli Australia: Sejarah Genosida dan Berdarah_fororder_微信图片_20210417101607

Pada saat peringatan 30 tahun penerbitan “laporan Kematian penduduk asli Australia selama penahanan di penjara”, pengarang terkenal sekaligus jurnalis Australia, Paul Daley menulis sebuah artikel di salah satu kolum harian The Guardian Inggris, mengajukan pertanyaan yang tajam: “Jika orang-orang yang mati itu bukan pribumi melainkan orang kulit putih, mungkinkah negara ini tetap bersikap acuh tak acuh?”

Jejak rekam jelek HAM di Australia tentunya tidak terbatas pada kehidupan penduduk asli.

Penduduk Asli Australia: Sejarah Genosida dan Berdarah_fororder_微信图片_20210417101612

Selama bertahun-tahun yang lalu, tentara Australia menganiaya dan membunuh tawanan perang di Afghanistan, bahkan membunuh warga desa tak berdosa. Kejahatan tentara Australia sudah terungkap kepada dunia. Pada tahun-tahun belakangan ini, di Australia kerap kali terjadi peristiwa diskriminasi dan kekerasan terhadap masyarakat Tionghoa dan imigran keturunan Asia lainnya.

Akan tetapi, Australia tidak mau menyelesaikan masalah HAM di negerinya, malah berusaha keras memfitnah HAM di negara lain. Misalnya pada 22 Maret lalu Australia dan Selandia Baru mengeluarkan pernyataan bersama menteri luar negeri, di mana Australia tak segan-segan melakukan pemfitnahan terhadap Tiongkok dalam masalah Xinjiang. Hal itu mengungkapkan bahwa Australia menerapkan standar ganda dalam bidang HAM.

徐琳娜