Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim

2021-04-19 10:34:22  

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041801

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041802

“Seorang siswa perempuan SMP Nangis Tersedu Ketika Mengetahui Air Limbah Nuklir Dibuang Ke Laut” menjadi salah satu topik hangat dalam sosmed di Tiongkok. Seorang ibu asal Kota Jinan Provinsi Shandong Tiongkok merekam reaksi putrinya ketika mengetahui pemerintah Jepang memutuskan untuk membuang air limbah nuklir ke laut. Ibu itu mengatakan, anaknya sangat sadar akan pelestarian lingkungan. Sesudah penghiburan ibunya, ia menahan air matanya dan menceritakan kepada adiknya mengenai pentingnya untuk melindungi sumber daya air.

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041803

Provinsi Shandong adalah salah satu provinsi maritim besar di Tiongkok, Jinan sebagai ibukota Provinsi Shandong dijuliki sebagai “kota mata air”, meski bukan berlokasi di pantai laut, tapi warganya justru seperti rakyat Indonesia memiliki perasaan mendalam terhadap laut dan sumber daya air. Bocah perempuan itu di dalam video mengatakan kepada adiknya, “jika tidak dilindungi, beberapa generasi kemudian sumber daya airnya akan habis, jadi bagaimana kehidupan mereka?” Nah, isu lingkungan kehidupan keturunan kita tidak hanya dipertimbangkan oleh presiden negara tapi juga anak yang berumur 13 tahun. Melalui praktek bertahun-tahun, pendidikan mengenai pelestarian lingkungan di kampus Tiongkok mutlak bukan hanya slogan saja, tapi sudah berakar di dalam lubuk hati generasi muda. Mereka dibesarkan dalam masyarakat yang penuh dengan ide pelestarian lingkungan, dan pikiran mereka sedang mempengaruhi kembali generasi tua.

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041810

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041805

“Sungai jernih dan gunung hijau adalah harta yang berharga”, argumentasi yang dikemukakan Presiden Xi Jinping pada 16 tahun lalu itu sekarang sudah diketahui umum di Tiongkok. Rakyat selalu mengingat, menyebarkan dan mempraktekkannya, prasyarakat yang paling penting ialah menyetujuinya. Pembangunan Tiongkok tahun-tahun ini juga membuktikan keilmuannya kalimat itu. Di Kota Shenzhen Provinsi Guangdong, sukarelawan menyelam ke dalam laut untuk membersihkan sampah dan melindungi karang, dan menyerukan semakin banyak orang untuk melindungi terumbu karang dan ekologi laut. Aksi itu tidak hanya melindungi kampung halaman hayati laut, dan juga melindungi daerah pesisir laut dari terpaan gelombang badai. Sebenarnya yang dilindungi juga manusia sendiri; Tahun-tahun ini, Tiongkok mengirim tim ekspedisi ilmiah ke Dataran Tinggi Qinghai-Tibet yang dijuluki sebagai “Menara Air Asia”, sementara itu, Tiongkok terus mendorong pembangunan pagar pelindung ekologis di Tibet. Dataran Tinggi Qinghai-Tibet merupakan tempat submer belasan sungai besar di Asia. Melindungi tanah suci itu sebenarnya adalah reseponsibilitas tinggi Tiongkok terhadap negara-negara Asia; Dalam 5 tahun lalu, Tiongkok   totalnya berhasil merampungkan pengendalian gurun pasir seluas lebih dari 10 juta hektar, dan Tiongkok menjadi negara terbanyak jumlah penghutanan kembali di dunia. Pada tahun 2019, NASA pernah melaporkan bahwa menurut data satelit, zona penghijauan di wilayah Tiongkok dan India sangat menonjol.” Itulah kontribusi Tiongkok kepada dunia. Dalam proses tersebut, pertumbuhan ekonomi Tiongkok tidak hanya tak terhambat oleh usaha pelestarian lingkungan melainkan memungkinkan Tiongkok menempuh jalan ekonomi hijau.

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041804

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041811

Tiongkok tidak sembarangan membuat komitmen, tapi selalu berupaya memenuhi komitmennya. Semua negara yang benar-benar mengenal Tiongkok pasti tahu hal itu, maka Tiongkok menjadi mitra yang bisa dipercaya mereka. Pertemuan Puncak Iklim Tiongkok-Prancis-Jerman digelar secara virtual pada hari Jumat lalu. Presiden Xi mengumumkan bahwa Tiongkok akan berusaha mencapai puncak emisi karbon dioksida sebelum tahun 2030 dan netralitas karbon pada tahun 2060. Komitmen tegas itu serentak mengundang perhatian umum masyarkat internasional, sehingga satu informasi penting hampir diabaikan, yaitu pertemuan puncak itu disponsiri oleh Prancis. Tiongkok ternyata telah menjadi salah satu mitra yang paling dapat dipercaya oleh Prancis dalam penanggapan perubahan iklim. Menjajaki topik perubahan iklim bersama dengan Prancis dan Jerman yang mempertahankan standar tinggi pelestarian lingkungan, secara inisiatif mengajukan target pengurangan emisi, Tiongkok berhasil berbuat demikian dengan tindakan nyata.

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041807

Menetapkan target secara ilmiah, mengkoordinasinya secara teratur, didukung oleh seluruh masyarakat, semua ini memungkinkan Tiongkok menjadi kontributor dan kolaborator sedunia di bidang perubahan iklim global. Dalam pertemuan puncak iklim sedunia yang segera akan diadakan itu, Tiongkok dipercaya pasti akan terus memikul kewajiban dan tanggung-jawabnya sebagai negara bersar yang bertanggung jawab.

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041808

Tiongkok Adalah Mitra Yang Dapat Dipercaya dalam Tanggapi Perubahan Iklim_fororder_气变2021041809

马宁宁