Obor Olimpiade Musim Panas ke-32 secara resmi dipadamkan pada hari Minggu kemarin malam (8/8). Media-media Asia turut mengapresiasi Olimpiade istimewa yang diselenggarakan di tengah pandemi kali ini, dan berpendapat bahwa penampilan para atlet dan dukungan para penggemar olahraga dari dunia maya telah memberi kekuatan dan kehangatan kepada Olimpiade kali ini.
Surat kabar Jepang Nikkan Sports dalam laporannya mengatakan, berbagai stadion dan lapangan pertandingan Olimpiade Tokyo telah menolak kehadiran penonton untuk mengendalikan penyebaran pandemi, dan sempat mengundang kecurigaan masyarakat bahwa Olimpiade kali ini adalah Olimpiade tanpa jiwa, namun menurut Ketua IOC Thomas Bach, perjuangan para atlet dalam pertandingan telah memberikan jiwa bagi “Tokyo 2020”, sehingga membuat Olimpiade kali ini sungguh-sungguh menjadi sebuah pesta yang meriah.

Surat kabar Jepang Sports Hochi menunjukkan, sebagai pihak tuan rumah, Jepang mengantongi 58 medali yang dianggap sebagai yang terbanyak dalam histori, termasuk 27 medali emas, dan menduduki peringkat ke-3 dalam klasemen menyusul Amerika Serikat dan Tiongkok. Kontingen Jepang setiap harinya berhasil meraih medali sejak dari hari pertama pembukaan Olimpiade hingga penutupan Olimpiade.

Kantor Berita Antara Indonesia dalam artikel yang berjudul “Tepuk Tangan Digital Meriahkan Olimpiade Tokyo” mengatakan, karena terpengaruh pandemi covid-19, absen para penonton di lapangan dalam Olimpiade Tokyo telah memberi pengalaman yang baru bagi para atlet yang sudah terbiasa menerima dukungan dan kekuatan dari sorak-sorai penonton di lapangan. Meskipun demikian, para penggemar olahraga sempat hadir dalam dunia maya dan memberi dukungan kuat di media sosial yang tak kalah dengan kemeriahan di lapangan.
Setelah pasangan ganda putri Indonesia untuk pertama kalinya menyabet medali emas Olimpiade dalam nomor pertandingan ganda putri, dengan kurun waktu 24 jam usai kemenangan, Apriyani menjadi atlet terpopuler dalam medsos di seluruh dunia dan Polii telah menduduki peringkat ke-5. Sebanyak 911,5 juta netizen memposting tulisan dan video-video bertag #TimMerahPutih yang berisikan dukungan kepada kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Kantor Berita Thailand dalam artikel yang berjudul “Keberhasilan Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo Buktikan Pandemi Covd-19 Dapat Terkendali” menunjukkan, penasihat utama penyelenggara Olimpiade Brian McCloskey hari Sabtu lalu (7/8) menunjukkan, mempertahankan tindakan pencegahan dan perlindungan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sosial, serta melakukan pendeteksian asam nukleat dan melakukan pelacakan riwayat perjalanan terhadap kontak dekat dapat mencapai efek penanggulangan pandemi yang memuaskan. Keberhasilan penyelenggaraan Olimpiade kali ini membuktikan bahwa penyebaran pandemi dapat terkontrol. Kasus Tokyo telah menjadi referensi penting bagi berbagai negara di dunia.
