Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

2021-08-16 16:20:45  

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Liao Liang bisa berbahasa Tamil. Meskipun orang Tiongkok yang bisa berbahasa Tamil tidak sampai 30 orang, tapi di Tamil Nadu, bagian selatan India, Liao Liang mempunyai fans lebih dari 4 juta orang. Beberapa hari yang lalu di Lhasa, Liao Liang berperan sebagai “Pumu” etnis Tibet, ini adalah sebutan “gadis” dalam bahasa Tibet. Liao Liang berfotografi dengan pakaian etnis Tibet untuk para fansnya. Di luar dugaan, setelah fotografinya diposting, jumlah akses media sosial menerobos 7,7 juta, mendapatkan like lebih dari 120.000, dan lebih dari 300.000 interaktif.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Fotografi perjalanan, di tempat impian, meninggalkan momen yang indah. Berfotografi dengan pakaian etnis Tibet di Lapangan Istana Potala, Jalan Barkhor dan Gunung Dewa Danau Suci, hampir menjadi standar influencer dan ikon mode.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Liao Liang memilih sebuah studio fotografi di sekitar Istana Potala yang bersejarah 29 tahun. Kepala studio fotografi ini mengatakan bahwa puluhan tahun yang lalu, studio fotografi perjalanan hampir tidak ada di Lhasa, tapi sekarang, sekurang-kurangnya terdapat ratusan studio fotografi, di antaranya di jalan Barkhor saja terdapat 100 lebih studio.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Penduduk Lhasa yang hanya sekitar 800.000 orang bisa menghidupi begitu banyak studio fotografi, pertama-tama karena turis yang datang dari seluruh dunia. Menurut statistik yang diumumkan Biro Perkembangan Pariwisata Tibet, dari bulan Januari sampai Juni tahun ini, Tibet telah menerima turis dari dalam dan luar negeri sekitar 17,58 juta orang, meningkat 110,9% dari periode yang sama tahun lalu, mewujudkan pendapatan pariwisata sebesar 17,954 miliar Yuan RMB, meningkat 138.1% dari periode yang sama tahu lalu. Oleh karena itu, sebagai industri baru, fotografi perjalanan telah berkembang pesat, juga telah mencerminkan kemakmuran pasar pariwisata Tibet.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Salah satu penyebab hebohnya fotografigrafi perjalanan di Tibet adalah karena budaya Tibet. Baik busana gaya Tibet, maupun perhiasan warna-warni, baik Istana Potala yang khidmat, maupun Jalan Bharkor yang penuh suasana bisnis, di mana saja terasa keindahan pesona budaya Tibet, Anda dapat menyaksikan perpaduan sempurna antara kota tradisional dengan gaya etnis modern.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Perhiasan rambut adalah bagian penting dalam perhiasan etnis Tibet. Mengenakan baju Tibet, rambut yang dikepang dengan tali berwarna, dan dihias permata seperti batu akik, dan lilin lebah, wow, gadis ini benar-benar seorang “pumu” yang berasal dari zaman kuno.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Jalan Bharkor terletak di kota lama Lhasa, persaingan industri fotografigrafi perjalanan paling sengit di sana. Di jalan Bharkor dapat terlihat banyak “pumu”, mereka memegang roda doa, kain sutra Hada, topeng etnis Tibet, dan melakukan etika tipikal etnis Tibet, sosok cantik mereka diabadikan dengan lensa kamera.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Faktor ketiga yang membuat fotografigrafi perjalanan heboh ialah pemandangan indah langit biru Tibet, gunung dewa, danau suci, serta satwa liar seperti antelop Tibet. Anda juga dapat memilih melakukan fotografigrafi perjalanan ke Danau Suci Namco yang harganya relatif tinggi.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

Seiring dengan diresmikannya jalur KA Lhasa-Nyingchi, elektrifkasi perkeretaapian pertama di Tibet, pariwisata Tibet akan mengeluarkan berbagai macam produk serba baru yang mencakup transportasi penerbangan, jalan KA dan jalan raya, dengan demikian Tibet memasuki tahap baru “perjalanan cepat, pariwisata lancar”. Diyakini, hal ini akan mendatangkan lebih banyak peluang bisnis kepada industri fotografigrafi perjalanan.

Influencer Tamil Menjadi “Pumu” Etnis Tibet

王伟光