Iran: Pembicaraan dengan IAEA “Konstruktif”

2021-09-13 14:26:01  

XINHUA: Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Mohammad Eslami, hari Minggu kemarin (12/9) seusai pembicaraan dengan Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi yang datang berkunjung ke Teheran menyatakan, pembicaraan kedua pihak sangat “konstruktif”.

Eslami di depan jumpa pers bersama seusai pembicaraan tersebut mengatakan, Grossi berkunjung ke Iran atas undangan AEOI, kedua pihak telah mengadakan pembicaraan yang baik dan konstruktif. Tujuan pembicaraan tersebut adalah menciptakan peluang demi perluasan interaksi dan kerja sama dalam kerangka peraturan IAEA. Semua masalah antara Iran dan IAEA adalah masalah teknis, “tiada unsur politik antara hubungan kedua pihak”.

Eslami mengatakan, kedua pihak sepakat bahwa pakar IAEA akan datang ke Iran untuk mengganti kartu memori dalam alat pemantauan yang dipasang pada fasilitas nuklir Iran oleh IAEA, dan akan melakukan pemeliharaan teknis yang diperlukan terhadap alat tersebut. Kartu memori akan disimpan seperti biasanya di Iran.

Grossi menyatakan, kedua pihak sempat membahas masalah teknis. IAEA hendaknya berupaya bersama dengan pihak Iran untuk memperluas kerja sama.

Berdasarkan pernyataan bersama seusai pembicaraan tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya kerja sama dan saling percaya, serta perlunya menyelesaikan masalah dalam suasana yang konstruktif dan murni teknis.

Grossi mendarat di Teheran hari Sabtu malam lalu (11/9) waktu setempat, Dewan Pengurus IAEA akan mengadakan komunikasi dengan Iran menjelang penyelenggaraan rapat minggu ini. Eslami menyatakan, Iran akan berpartisipasi dalam rapat tersebut.

Februari lalu, Iran dan IAEA telah mencapai sebuah persetujuan teknis sementara yang berdurasi maksimal 3 bulan. Persetujuan tersebut jatuh tempo pada 22 Mei lalu, dan telah diperpanjang satu bulan oleh pihak Iran pada 24 Mei lalu. Berdasarkan persetujuan tersebut, IAEA akan memasang CCTV dalam fasilitas nuklir Iran, untuk mengadakan kegiatan pemeriksaan dan pemantauan yang diperlukan, dan Iran akan menyimpan data video pemantauan tersebut. Jika Amerika Serikat mencabut sanksi terhadap Iran, Iran akan menyerahkan data pemantauan tersebut kepada IAEA. Tanggal 25 Juni lalu, IAEA menuntut jawaban Iran mengenai diperpanjang tidaknya persetujuan sementara tersebut.

Komentar
王伟光