AS Barulah Negara Kerja Paksa yang Benar

2021-12-26 14:39:22  

Juru  bicara Pemerintah Daerah Otonom Etnis Uighur Xinjiang Xu Guixiang menyatakan, Amerika Serikat(AS) barulah negara kerja paksa yang benar. Hal itu dinyatakan jubir tersebut dalam jumpa pers soal Xinjiang kemarin(25/12), usai pemerintah AS menandatangani “Undang-undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur”.

Xu mengatakan, AS pernah menjualbelikan, menganiayai dan mendiskriminasi budak warga kulit hitam. Kerja paksa adalah titik hitam yang tak dapat dihapuskan dalam “sejarah bangkit”AS. Sedang AS, yang bangkit melalui penjualbelian orang hitam, adalah negara sistem perbudakan modern pada saat ini, keadaan kerja paksa tetap sangat serius di AS.

Jubir itu mengatakan, pertama, keadaan kerja paksa pertanian adalah paling berat di AS. Kedua, kerja paksa di penjara swasta AS pun sangat mengerikan . Ketiga, buruh anak sangat serius di AS. Keempat, terdapat diskriminasi jenis kelamin yang luas di lapangan kerja AS. Kelima, diskriminasi dan prasangka terhadap kaum penyandang di lapangan kerja pun sangat berat di AS.

陈曦