Pertemuan Pemimpin ke-3 LMC Publikasikan Deklarasi Vientiane

2020-08-25 15:26:51  

Pertemuan Pemimpin Kerjasama Lancang-Mekong (LMC) ke-3 kemarin (24/8) diadakan secara virtual. Pertemuan mengumumkan “Deklarasi Vientiane”, secara menyeluruh merencanakan cetak biru kerja sama Tiongkok, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand dan Vietnam pada masa depan. Duta Besar Tiongkok untuk Myanmar Chen Hai menyatakan mekanisme kerja sama Lancang-Mekong selama 4 tahun ini mencapai hasil besar di Myanmar, dan memberikan keuntungan yang nyata bagi rakyat. Tiongkok bersedia mempererat koordinasi dengan Myanmar dan semua negara di kawasan Lancang-Mekong, terus berusaha untuk membentuk komunitas senasib sepenanggungan negara-negara sepanjang Sungai Lancang-Mekong.

Kerja sama Lancang-Mekong mengedepankan peningkatan kerja sama, mendorong kemakmuran ekonomi regional dan perkembangan masyarakat, meningkatkan taraf kehidupan penduduk, memperkecil kesenjangan perkembangan regional.

Pandemi Covid-19 sedang menyebar di seluruh dunia. Dubes Chen Hai menunjukkan pemerintah dan rakyat negara-negara di kawasan aliran Sungai Lancang-Mekong berkoordinasi dan saling membantu, mengadakan kerja sama yang luas dan mencapai hasil yang aktif di bidang pencegahan pandemi Covid-19.

Tiongkok menyumbangkan banyak material penanganan covid-19 kepada Myanmar melalui banyak jalur. Tiongkok juga mengirim 3 tim medis ke Myanmar untuk membagikan pengalaman penanganan pandemi, membantu Myanmar meningkatkan kemampuan menangani pendemi. Tiongkok juga mengadakan kerja sama yang luas dengan negara-negara lain di kawasan Sungai Lancang-Mekong di bidang penanganan pandemi, dan telah mencapai hasil positif.

Chen Hai mengatakan bahwa kerja sama Sungai Lancang-Mekong bermulai dari sungai, berhubung dengan sungai dan berkembang dengan sungai. Pertemuan Pemimpin Kerja sama Sungai Lancang-Mekong ke-3 merupakan tonggak baru kerja sama Sungai Lancang-Mekong dan juga menunjukkan arah bagi kerja sama sungai Lancang-Mekong pada masa depan.   

 

谢晓裕