Dalam turnamen sepak bola Piala Dunia Afrika Selatan 2010, banyak orang yang mengeluhkan suara trompet khas vuvuzela yang keras dan tidak enak didengar, sehingga belakangan ini pelarangan vuvuzela dalam arena pertandingan menjadi topik hangat.
Panitia Piala Dunia 2010 Afsel kemarin (14/6) menyatakan, trompet vuvuzela adalah bagian kebudayaan Afrika Selatan. Mereka tidak akan melarang vuvuzela selama turnamen Piala Dunia. Ia mengatakan:
"Saya tidak mau berpikir banyak bagaimana pandangan orang di luar stadion tentang vuvuzela. Yang saya pikirkan hanyalah perasaan para penonton di lapangan. Kalau kau menonton pertandingan di rumah, Anda tentu mempunyai perasaan berbeda dengan penonton di lapangan yang meniup vuvuzela. Itulah perbedaan antara kedua jenis penonton. Kali ini Afrika Selatan adalah tuan rumah, kami berharap tamu-tamu dari mancanegara mau menghormati kebudayaan kami, dan menghormati cara perayaan kami."

















