Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
  2018-05-16 10:12:18  CRI

Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok Xi Jinping selaku presiden, ketua komisi militer pusat dan kepala komisi pekerjaan urusan luar negeri Komite Sentral PKT kemarin (15/5) pagi memimpin sidang pertama komisi pekerjaan urusan luar negeri dan menyampaikan pidato penting.

Xi Jinping dalam pidatonya menegaskan, sejak penyelenggaraan sidang Kongres Nasional PKT ke-18, di bawah pimpin kuat Komite Sentral PKT, teori diplomatik serta praktek dan inovasi mencapai kemajuan positif, pengaturan pekerjaan diplomatik mengalami penyempurnaan, Tiongkok telah mencapai keberhasilan historis dalam menganjurkan dan mendorong pembangunan "satu sabuk satu jalan", berpartisipasi dalam reformasi dan pembangunan sistem pembenahan global, dengan tegas membela kedaulatan dan keamanan negara serta membela kepentingan perkembangan, mengintensifkan pimpinan tunggal konsentrasi partai atas pekerjaan urusan luar negeri, dan menemukan jalan baru diplomatik negara besar yang berciri khas Tiongkok.

Xi Jinping menunjukkan, kini dan selanjutnya, Tiongkok perlu memperdalam pengaturan diplomatik, menerapkan rancangan aktivitas diplomatik yang penting, meningkatkan kesadaran atas risiko, dengan tegas memelihara kedaulatan dan keamanan negara serta kepentingan perkembangan.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040