Kantor Berita Xinhua melaporkan, usai pertandingan putaran pertama Grup C Piala Dunia antara kesebelasan Aljazair dan Slovenia, kedua pihak pelatih kepala menyatakan tidak puas atas lapangan rumput buatan.
Di stadion Peter Mobaka, anggota kesebelasan Aljazair dan Slovenia untuk pertama kali dalam sejarah berlaga di turnamen Piala Dunia di atas lapangan rumput buatan. Dalam pertandingan kali ini, pemain Slovenia menyarangkan satu gol ke dalam gawang Aljazair, sehingga membukukan kemenangan 1:0 atas Aljazair.
Pelatih kepala Aljazair usai pertandingan menyatakan, kondisi lapangan 'sangat mempengaruhi pemastian keeper', ditambah bola untuk pertandingan dan kondisi lapangan telah mendatangkan pengaruh yang berbeda terhadap dua kesebelasan.
Sementara pelatih kepala Slovenia menyatakan sangat tidak puas atas kondisi lapangan rumput yang sama sekali dapat mengubah keadaan pertandingan.

















