Jerman Akui Kekalahannya
  2010-07-08 13:54:23  CRI

Pertandingan kedua babak semifinal Piala Dunia dini hari ini ( 08/07 ) waktu Beijing telah berakhir, Spanyol telah mengalahkan Jerman dengan satu gol. Seusai pertandingan tersebut, Pelatih Jerman Joachim Low mengakui kekalahan, tapi ia tetap bersikap optimis atas hari depan kesebelasan Jerman.

Di depan jumpa pers seusai pertandingan, Low terutama menyatakan penyesalan atas hasil pertandingan tersebut. Ia mengatakan,

" Suasana di kamar ganti sangat menekan, tapi saya tetap ingin mengucapkan selamat kepada anak-anak. Kami sudah berlatih bersama selama 7 minggu, dan terus berupaya untuk tujuan yang sama. Sebenarnya penampilan kami di malam ini cukup bagus, hanya dikalahkan oleh kesebelasan yang lebih bagus dari pada kami."

Low mengakui, bahwa permainan Spanyol di lapangan lebih rasional dan mendewasa, dan menguasai seluruh pertandingan, dengan penampilan itu Spanyol dapat mengalahkan kesebelasan mana pun. Low menyatakan pula, meskipun Jerman sedang bermaju, tapi masih ada kekuangan dalam penampilan yang paling bagus. Dia mengatakan,

"Kami sedang maju, tapi tidak mungkin mencapai level kesebelasan Spanyol dalam satu hari. Spanyol sangat trampil, para pemain dari Bercelona dan Real Madrid patut disebut maester. Dalam pertandingan ini, Jerman tak banyak peluang, Spanyol memang lebih kuat dari pada kami. Kami akan terus berkembang untuk memperkecil kesenjangan dengan Spanyol."

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040