Pekerja Kerah Putih/Orang Kantoran Beijing Demam Kursus Karaoke
  2010-11-12 15:45:19  CRI

Dewasa ini, semakin banyak pekerja kerah putih/orang kantoran Beijing menggunakan waktu luang untuk mengikuti kursus karaoke. Wartawan menemukan puluhan siswa yang semuanya pekerja perusahaan otomotif terkenal, sedang mengikuti kursus karaoke setiap hari Kamis malam.

Meskipun sebelum itu mereka tidak pernah belajar latihan vokal dan teknik nyanyi mereka juga kacau-balau, namun sesudah dilatih, sekarang lagu Qing Zang Gao Yuan atau Daratan tinggi Qinghai-Tibet telah menjadi lagu mudah bagi mereka. Selain itu, lagu populer di tempat karaoke seperti Our Love atau Wo Men De Ai, Ten Years atau Shi Nian, Sea atau Da Hai serta My future is not a dream/ Wo De Wei Lai Bu Shi Meng semuanya dipelajari mereka dengan baik.

Suatu kepala sekolah institut kesenian Yang Jingchun menyatakan, belakangan ini tempat kursus Karaoke di Beijing bertambah banyak, sekolah mereka melatih 100 lebih orang setiap minggu, dan kamar latihan mereka pun hampir tidak cukup. Di sekolah Yang, biaya standar untuk kelas kolektif antara 40—200 yuan, sedangkan biaya standar untuk kelas "one on one" perlu 100 sampai 300 yuan.

Bagi Yang Jingchun, mengajar menyanyi tidak sulit bagi dia. Dia mendirikan satu kelas khusus untuk mengajar orang yang karakternya aneh atau punya tekanan terlalu besar. Yang menyatakan, melalui kursus Karaoke dapat merilekskan orang kantoran dan ini adalah cara baik bagi orang kantoran yang tekanannya begitu besar.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040