Elizabeth "Liz" Taylor sangat menggemari permata, tidak tertandingi artis mana pun. Ia sendiri selalu tersorot seperti layaknya permata. Kapan pun muncul, sorotan media pasti terpusat padanya. Sejak pertama kali jadi aktris, Liz Taylor sudah menarik perhatian umum, sehingga dijuluki sebagai Diamond Girl. Walau pun usianya sudah lanjut, Liz selalu cantik.
Pada usia 12 tahun, Liz menjadi terkenal sebagai artis cilik karena kecantikannya dalam film National Velvet. Tetapi dia tetap hanya memainkan peran figuran karena aktingnya masih kurang memuaskan. Untungnya karena cepat dewasa, pada usia 18 tahun dia sudah jadi aktris utama, dan menjadi superstar.
Seiring bertambahnya pengalaman, akting Liz semakin bagus. Antara tahun 1956 dan 1966, pamor Liz menanjak sebagai bintang internasional yang paling populer. Sembilan filmnya jadi box office di seluruh dunia, bahkan enam di antaranya menjadi film klasik dalam sejarah perfilman dunia. Liz dua kali meraih Oscar untuk gelar aktris terbaik. Dia jago memainkan peranan wanita yang lembut, semaunya sendiri, dan romantis. Dia terpilih sebagai ikon perfilman dunia di abad XX.
Selain itu, kisah cinta dan pernikahan Liz juga selalu menjadi topik hangat. Dia memegang rekor Hollywood, yaitu menikah 8 kali. Pertama kali menikah pada tahun 1950, dan yang terakhir pada tahun 1991.
Yang paling dramatis, yaitu suami ketiganya, Michael Todd, meninggal dalam kecelakaan pesawat sehingga Liz menjadi janda yang paling disayangi seluruh dunia. Suami keempatnya, Eddie Fisher, direbut Liz dari temannya Debbie Reynolds, sehingga Liz dijuluki sebagai siluman rubah yang dikutuk semua orang.
Pernikahannya dengan suami ke-5 dan ke-6 yaitu Richard Burton juga jadi legenda. Mereka menikah setelah memainkan film Cleopatra VII, kemudian cerai, menikah lagi, dan cerai lagi. Mereka main film bersama lebih dari 10 film.
Pernikahan Liz paling lama adalah dengan suami pertamanya, berlangsung sepuluh tahun, tapi akhirnya cerai juga. Liz mengatakan, lelaki yang paling dicintainya adalah Burton. Apabila Burton masih hidup, mereka pasti akan menikah lagi untuk ketiga kalinya.
Memasuki hari tua, Taylor mengabdikan diri pada kegiatan kemanusiaan, utamanya pencegahan AIDS. Dia dianugrahi Presidential Citizens Medal oleh Bill Clinton. Walaupun Liz tiada, tetapi namanya akan selalu dikenang.

















