Presiden Rusia Dmitri Medvedev dalam pidato televisinya kemarin ( 23/11 ) menyatakan, Rusia akan mengambil serangkaian langkah balas terhadap AS dan NATO yang menempatkan sistem anti rudal di Eropa, termasuk mungkin menempatkan senjata penyerang modern di daerah bagian barat dan selatan di wilayahnya, guna menjamin sepenuhnya senjata itu dapat menghancurkan sistem anti rudal AS. Salah satu langkah di antaranya menempatikan sistem rudal " Iskandar " di Kaliningradskaya.
Mengenai hal tersebut, Sekretaris Jenderal NATO Fogh Rasmussen dalam pernyataannya kemarin menunjukkan, serangkaian langkah balas yang diambil Rusia " sangat mengecewakan ". Rasmussen mengatakan, perbuatan Rusia yang menempatkan rudal di daerah dekat NATO tidak sesuai dengan hubungan strategis yang disetujui Rusia, sementara juga tidak sesuai dengan perjanjian kedua pihak untuk mengadakan dialog dalam masalah anti rudal.

















