
Wakil Kepala Staf Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok Ma Xiaotian dan Wakil Menteri Pertahanan AS Michele Flournoy kemarin (07/12) mengadakan konsultasi pertahanan antara kedua negara, membahas hubungan militer, penjualan senjata AS ke Taiwan, tantangan keamanan, serta masalah internasional dan regional terkait.
Ma Xiaotian mengemukakan, Tiongkok dan AS memiliki kepentingan bersama di berbagai bidang sekaligus tanggung jawab bersama. Awal tahun ini, kepala kedua negara telah mencapai kesepahaman penting untuk bersama membangun kemitraan kerja sama yang saling menghormati dan saling menguntungkan. Dalam pertemuan dengan Obama bulan lalu, Presiden Hu Jintao mengemukakan, Tiongkok dan AS harus menjadi mitra kerja sama senasib yang saling menghormati, saling percaya, saling menguntungkan. Ini memperlihatkan keinginan tulus Tiongkok untuk mengembangkan hubungan kedua negara seara sehat dan stabil.
Ma Xiaotian mengatakan, hubungan militer kedua pihak harus mengikuti dan melayani perkembangan menyeluruh hubungan bilateral, dan mendukung stabilitas strategi Tiongkok-AS. Ma Xiaotian mengatakan, penjualan senjata AS ke Taiwan, undang-undang AS yang melarang pertukaran militer kedua negara, serta pengintaian oleh pesawat AS terhadap Tiongkok Daratan merupakan hambatan utama dalam perkembangan hubungan militer kedua negara. Ia mengharapkan AS sesegera mungkin menghapuskan hambatan tersebut, agar hubungan militer kedua negara berkembang secara sehat dan stabil.

















