Detektif Pencari Anjing
  2011-12-29 16:08:24  CRI

Untuk mencari anjingnya yang hilang, seorang wanita asal Zhengzhou di Provinsi Henan mengumumkan akan memberikan hadiah sebesar 20.000 RMB (AS$3,168) kepada orang yang berhasil menemukan anjingnya.

Untuk menaruh pengumuman itu di surat kabar, wanita yang bernama belakang Chen itu harus membayar 520 RMB (AS$82) per hari dan bahkan menyewa detektif untuk mencari anjingnya.

Anjingnya yang bernama "Rice Ball" hilang ketika Cheng mengajaknya jalan jalan di sekitar kompleks rumah. Anjing itu pemberian anak perempuannya yang sekarang belajar di sebuah universitas. Chen mengatakan anaknya telah berbulan bulan mengumpulkan uang untuk bisa membeli anjing itu.

Tadinya, Chen ingin menaruh pengumuman di sebuah stasiun televisi, namun permintaannya ditolak. Lalu akhirnya dia memilih menaruh iklan di surat kabar.

Beberapa hari kemudian, dia memutuskan untuk menyewa seorang detektif. Namun detektif pertama yang ia temui menolaknya, walaupun uang bayarannya sebesar 3,000 yuan (AS$473). Jumlah itu hampir sama dengan biaya yang dibutuhkan untuk mencari orang yang hilang.

Cheng mengatakan "Rice Ball" tidak bisa digantikan dan kasih sayang terhadap anjing itu tidak bisa diukur dengan uang."

Namun sampai sekarang, Rice Ball masih belum ditemukan.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040