Seekor Kakatua di Jepang Beri Tahu Polisi Alamat Rumah Pemiliknya
  2012-05-08 14:56:21  CRI

Seekor burung kakatua di sebuah kota dekat Tokyo, Jepang tanggal 29 April lalu terbang keluar dari rumah dan hinggap di pundak seorang tamu sebuah hotel. Tamu hotel itu lalu menyerahkan burung tersebut kepada polisi, berharap polisi bisa membantu menemukan pemiliknya. Polisi dibuat bingung juga, entah ke mana mencari rumah pemilik burung itu. Tapi suatu hal yang luar biasa terjadi pada tanggal 1 Mei malam. Tiba-tiba burung kakatua itu berbicara, tidak saja menyebutkan nama kota tempat pemiliknya, tapi juga dengan jelas menyebutkan nama distrik dan jalan dimana rumahnya berada. Polisi sempat dibuat terkesiap mendengar perkataan burung itu. Dan sudah tentu, polisi dengan cepat dapat menemukan pemiliknya berdasarkan alamat yang disebutkan burung kakatua itu. Ternyata pemilik burung itu adalah ibu rumah tangga berusia 64 tahun. Kata ibu itu, sebelumnya dia pernah kehilangan seekor burung kakatua, dan ia bersumpah tidak mau hal itu terulang, maka burung kakatua yang dibelinya dua tahun lalu itu diajari berbicara. Sudah tentu tidak gampang mengajari burung berbicara, apa lagi sampai bisa menyebutkan alamat lengkap dengan jelas.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040