Receh Jadi Tabungan
  2013-01-18 17:40:23  CRI

Baru-baru ini, di Bank of Zhengzhou, Kota Zhengzhou Provinsi Henan terlihat beberapa karung uang receh yang hendak ditabung oleh nasabah. Ketika uang receh itu diantar ke bank itu, staf bank itu mengalami kesulitan dalam mengangkat karung uang receh itu, tapi akhirnya berhasil juga dengan bantuan 3 orang satpam. 3 staf bank menggunakan 3 hari untuk menghitung 11 ribu 500 yuan dan diperkirakan semua uang receh itu akan dapat selesai dihitung setengah bulan lagi.

Menurut kepala bank, Li Jizhen, beberapa hari yang lalu seorang nasabah mengantarkan uang receh sebanyak 11 dus dan dua karung, dan uang receh satuan itu terbilang kecil. Ada yang satu sen, dua sen, lima sen dan satu yuan. Jumlah totalnya sekitar 162 ribu yuan. Tinggi dus itu juga sekitar 3 meter dan setiap dus beratnya adalah sekitar 50 kilogram.

Sebelumnya, pemilik uang receh yang bernama Cui itu pernah bertanya ke banyak bank, tapi selalu ditolak karena penghitungannya memang terlalu merepotkan. Ia juga pernah meminta bantuan kepada toko swalayan, tapi toko swalayan hanya mau menukarkan sebagian dan tidak mau menerima semuanya.

Akhirnya ia datang meminta bantuan kepada Bank Of Zhenzhou, dan bank itu menyatakan kesediaan untuk menerima semua uang recehnya tanpa memungut biaya ekstra.

Tuan Cui, pemilik uang receh itu mempunyai sebuah pabrik cetak dan seorang pelanggannya mempunyai pabrik tepung gandum. Ia selalu menjual terigu gandum kepada sejumlah warung mi dan warung bakpau. Tentu saja, lama-kelamaan, banyak uang receh yang akhirnya beralih ke tangannya. Dalam waktu setengah tahun, ia telah mengumpulkan uang koin sebanyak 11 dus dan dua karung yang berjumlah 162 ribu yuan. Uang receh itu sebelumnya ia diamkan terus di kantornya.

Ia mengatakan, setelah uang recehnya itu difoto dan diperlihatkan ke Bank of Zhengzhou, Bank of Zhenzhou akhirnya menerima uang recehnya, tapi karena masih belum ada jumlah pasti atas recehan itu, kini masih sulit untuk menangani prosedur tabungan Tuan Cui itu.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040