Perundingan Aktual Persetujuan Baru Perubahan Iklim PBB Digelar
  2013-05-01 13:06:33  CRI

Perundingan aktual untuk menyusun persetujuan baru mengenai perubahan iklim PBB yang dijadwalkan berlaku pada tahun 2020 diadakan di Bonn, Jerman hari Senin lalu (29/4). Sekitar seribu wakil dari 175 negara dan daerah seluruh dunia akan membahas skala, kerangka, rancangan dan sejumlah topik lainnya dalam persetujuan baru itu. Pembahasan akan berlangsung selama 5 hari.

Menurut definisi Konferensi Perubahan Iklim Durban tahun 2011 yaitu konferensi penandatangan ke-17 Konvensi Kerangka Perubahan Iklim PBB, persetujuan baru ini merupakan protokol yang berlaku bagi semua pihak penandatangan sekaligus mempunyai daya ikat hukum, disusun oleh tim kerja khusus pengefektifan aksi Durban di bawah pimpinan Kovensi, dan rencananya dirampungkan sebelum tahun 2015, mulai berlaku pada tahun 2020, dan akan dijadikan sebagai dasar untuk melaksanakan dan meningkatkan konvensi sesudah tahun 2020, pengurangan emisi gas karbon dan penanggapan perubahan iklim.

Konferensi yang digelar Senin lalu dinamakan Konferensi ke-2 Platform Durban, dan seharusnya menyinggung masalah masa komitmen ke-2 Protokol Kyoto. Dalam konferensi kali ini, Ketua Platform Durban, Harald Dovland menyatakan, pemerintah beberapa negara diharapkan memulai tahap penyusunan isi dari ide persetujuan baru dan mengadakan persiapan bagi tahap pembentukan dokumen tahun depan pada tahun ini.

Pada tahun 2012, yaitu tahun pertama dimulainya pekerjaan tim kerja platform Durban, berbagai pihak mencapai kesepakatan mengenai topik prosedur seperti calon ketua dan rencana kerja.. Pada akhir tahun 2012, Konferensi Perubahan Iklim Doha memutuskan bahwa platform Durban akan mempertimbangkan faktor komposisi persetujuan baru sebelum tahun 2014 dan berupaya menyediakan sebuah rancangan dokumen untuk dirundingkan sebelum Mei tahun 2015.

Dalam konferensi kali ini, berbagai pihak juga akan membahas bagaimana meningkatkan langkah untuk menanggapi perubahan iklim sebelum tahun 2020 untuk merealisasi target membatasi kenaikan suhu rata-rata yang lebih tinggi dua derajat Celsius daripada temperature sebelum industrialisasi.

Meski demikian, sejauh ini, antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang masih terdapat perselisihan mengenai dasar persetujuan baru. Negara-negara berkembang berpendirian agar persetujuan baru tetap mempertahankan prinsip adil dan prinsip kewajiban bersama dengan tanggungjawab berbeda, perlu mempertimbangkan kewajiban sejarah negara-negara maju mengenai perubahan iklim; sedangkan negara-negara maju mencoba membongkar tembok pemisah antara negara-negara berkembang dan negara-negara maju, dengan menuntut negara-negara berkembang memikul kewajiban pengurangan emisi yang sama atau hampir sama dengan negara-negara maju.

Dalam konferensi yang lalu, Kanada merupakan negara kedua yang mundur dari Protokol Kyoto menyusul AS, menyebabkan situasi perundingan semakin serius.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040