Tiongkok Diajak Bergabung Dalam Persetujuan TPP
  2013-05-31 13:23:04  CRI

Wakil Menteri Perdagangan Amerika, Francisco J. Sanchez belum lama ini dalam kunjungannya di Jepang menyatakan, pihaknya dengan menyambut baik bergabungnya Tiongkok dalam persetujuan TPP (Trans-Pacific Partnership) dengan syarat-syarat tertentu. Mengenai hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, Shen Danyang kemarin (30/5) mengatakan, Tiongkok akan mempertimbangkan manfaat dan kerugian serta kemungkinan bergabungnya Tiongkok dalam TPP.

Ketua Pusat Riset Ekonomi, Diplomasi dan Keamanan di Institut Masalah Internasional Tiongkok, Jiang Yuechun menyatakan, keinginan Amerika yang mengundang Tiongkok bergabung dalam TPP merupakan pilihan yang tepat, sebab pada dasarnya kerja sama Amerika di seluruh kawasan Asia-Pasifik tidak akan dapat dikembangkan secara efektif tanpa peran Tiongkok.

"Selama beberapa tahun ini, TPP telah mengalami berbagai masalah, banyak perundingan multilateral yang gagal mencapai kemajuan besar meskipun telah dirundingkan dalam belasan putaran. Kerja sama di seluruh kawasan Asia-Pasifik tidak akan mencapai kemajuan pragmatis tanpa partisipasi Tiongkok. TPP sebenarnya sulit diteruskan tanpa partisipasi Tiongkok, karena kebangkitan ekonomi Tiongkok berdampak besar di seluruh kawasan Asia-Pasifik. Oleh sebab itu, sikap kementerian perdagangan Amerika tersebut dapat mencerminkan pemikiran pemerintah Amerika saat ini. Saya berpendapat Amerika benar-benar mengharapkan Tiongkok bergabung dalam TPP."

Meski demikian, apakah Tiongkok harus menerima undangan Amerika tersebut? Kesulitan apa yang akan dihadapi dengan bergabungnya Tiongkok dalam TPP?

Jiang Yuechun menyatakan, dalam dua tahun ini, Tiongkok telah dikesampingkan TPP, dan selalu berperan pasif. Kini Amerika telah mengubah sikap, sehingga Tiongkok hendaknya memberikan tanggapan positif dan mengikuti kegiatan itu sambil menyesuaikan diri.

Jiang Chunyue mengatakan, Tiongkok merupakan negara ekonomi kedua besar di kawasan Asia-Pasifik termasuk Amerika, sehingga tidak beralasan untuk menolak mengikuti TPP. Meski demikian, Tiongkok perlu mempertimbangkan cara yang tepat. Tiongkok saat ini sedang berada dalam masa transformasi, masih banyak menghadapi kesulitan, masih mempunyai banyak aspek yang tidak sesuai dengan standar TPP di bidang struktur industri, struktur ekonomi dan struktur perdagangan dengan luar negeri. Oleh karena itu, Tiongkok hendaknya mengikuti TPP sambil menyesuaikan diri. Partisipasi TPP mungkin lebih bermanfaat bagi perkembangan sehat ekonomi Tiongkok, sebab sekarang ini merupakan zaman globalisasi, sehingga kecenderungan kerja sama di Asia-Pasifik dapat berangsur-angsur dipercepat.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040