Sejumlah Sinterklas di New York Mabuk Dan Berkelahi
  2013-12-17 16:56:04  CRI

Menurut Harian Wenhui Hongkong, dalam kegiatan perayaan Hari Natal di New York AS baru-baru ini, sejumlah Sinterklas berkelahi di jalanan, disinyalir karena mabuk.

SantaCon yang diadakan setiap tahun untuk merayakan Hari Natal di New York menarik partisipasi lebih dari 300 kota seluruh dunia. Kegiatan ini merupakan kegiatan perayaan Hari Natal di bar yang bertema Sinterklas.

Pada malam kejadian tersebut, beberapa orang yang berdandan seperti Santa Claus dicurigai telah mabuk, dan berkelahi di jalan umum. Para pejalan kaki yang lewat kaget menyaksikan perkelahian tersebut, lantaran tidak pernah melihat Sinterklas yang biasanya ramah malahan berkelahi.

Para Sinterklas tersebut beramai-ramai ke jalan dan bar untuk bersenang-senang. Mereka tidak peduli udara dingin dengan busana hampir telanjang, dan hanya mengenakan topi Sinterklas dan sepatunya. Dengan gaya seperti ini, tentu sangat menarik perhatian.

Penduduk sekitar merasa terganggu sebab ada yang sembarangan buang air dan muntah. Mereka pun memasang pengumuman yang tertulis "SantaCon Tidak Disambut".

Setelah sekelompok Sinterklas meninggalkan bar, sekurang-kurangnya 6 Sinterklas berkelahi di dekat sebuah mobil taksi. Kejadian ini diunggah ke internet oleh orang yang kebetulan lewat dan merekamnya, namun segera dihapus, sehingga tidak ada orang yang ditangkap.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040