Tiongkok Pentingkan Ekonomi Riil
  2014-02-17 11:08:38  CRI

Sebagai negara besar di bidang manufaktur, pentingnya peranan ekonomi riil selalu ditekankan oleh pemimpin-pemimpin Tiongkok. Analis berpendapat, ekonomi riil penting untuk menguatkan perkembangan berkelanjutan pada masa depan.

Ekonomi Tiongkok pada pokoknya didominasi ekonomi riil. Skala usaha manufaktur pertama kalinya melampaui AS pada tahun 2011, merupakan 20% dalam nilai total usaha manufaktur dunia. Meski demikian, di balik besarnya skala manufaktur, fenomena ekonomi riil yang besar tapi tidak kuat kian menonjol.

Menurut perkenalan Kepala Kantor Riset Industri Akademi Sosial dan Iptek Tiongkok Jin Pei, kebanyakan industri Tiongkok masih belum menduduki puncak teknologi industry. Produk buatan Tiongkok yang mempunyai porsi pasar besar belum mencapai level maju dunia. Sejumlah produk buatan Tiongkok walau kulitasnya telah sampai atau melampaui level maju, namun komponen kuncinya masih tergantung impor. Nilai merek produk buatan Tiongkok lemah, kesenjangan dengan negara-negara maju menonjol.

Wakil Kepala Institut Ekonomi Universitas Rakyat Tiongkok Wang Jinbin mengatakan bahwa, ekonomi dunia kini tetap berada pada tahap industrialisasi, sedangkan proses industrialisasi Tiongkok masih belum selesai. Dengan latar belakang ekonomi yang mengutamakan usaha manufaktur, Tiongkok tidak hanya tergantung pada moneter atau usaha property. Oleh sebab itu, pembangkitan usaha manufaktur menjadi sasaran jangka mengengah atau panjang dalam perkembangan ekonomi Tiongkok.

Perkembangan ekonomi riil tidak terlepas dari dukungan moneter. Ekonom Zhu Jianfang berpendapat bahwa, pemerintah Tiongkok sedang membuka gerbang bagi badan moneter dan bank swasta, yang ke depannya akan bertambah dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan perkembangan ekonomi. Pengembangan moneter yang menguntungkan publik akan meringankan beban keuangan perusahaan menengah dan perusahaan kecil .

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040