Web  indonesian.cri.cn  
Geng Penculik Anjing Berhasil Diciduk
  2014-06-17 16:51:55  CRI

Belakangan ini, di daerah pedesaan Kabupaten Tongjiang sering terjadi penculik anjing. Sejumlah penculik menculik anjing dengan cara meluncurkan jarum terbang dengan busur silang. Pihak kepolisian Kabupaten Tongjiang berhasil menciduk geng kriminal itu dalam waktu singkat dan mengamankan 7 ekor anjing yang diculik.

Pada bulan Mei lalu, polisi menerima laporan para penduduk desa bahwa anjing piaraan mereka terus-terusan diculik, bahkan ada yang kehilangan dua hingga tiga ekor sehari. Hal ini mengundang perhatian pihak kepolisian.

Melalui penyelidikan, polisi menemukan bahwa sebelum diculik, selalu terdengar gonggongan anjing. Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun, polisi memastikan bahwa kemungkinan besar anjing-anjing tersebut diculik dengan cara membunuh menggunakan jarum terbang.

Pada sekitar pukul 4 pagi tanggal 11 Juni lalu, tersangka Nan dan Ou mendatangi Kecamatan Nixi Kabupaten Tongjiang dan mencuri 7 ekor anjing dengan cara menembakkan obat bius. Mereka diciduk badan keamanan umum Kabupaten Tongjiang. Melalui pemeriksaan lebih lanjut, terbukti bahwa tersangka Nan dan Ou telah 3 kali mendatangi Kecamatan Chaochi dan Nixi, membunuh dan mencuri 10 ekor anjing dengan cara memanahkan obat bius. Untuk memudahkan penculikan, mereka sengaja membeli peta kota dan desa Provinsi Sichuan demi mencari daerah yang mudah lalu lintasnya.

Kini, tersangka Nan dan Ou telah ditahan oleh Badan Keamanan Umum Kabupaten Tongjiang dan kasus tersebut masih diselidiki lebih lanjut.

Stop Play
Terpopuler
• Pertemuan ke-11 Organisasi Persahabatan Non Pemerintah Tiongkok-ASEAN Luluskan Deklarasi Siem Reap
• Perayaan HUT 50 Tahun ASEAN Digelar di Manila
• Daerah Otonom Mongolia Dalam Rayakan HUT ke-70
• Kepala Ekonom IMF: Tiongkok Akan Terus Menjadi Pendorong Utama bagi Pertumbuhan Ekonomi Dunia
• Presiden Filipina Rodrigo Duterte Temui Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi
• AS Didesak Hentikan Pengintaian di Dekat Wilayah Tiongkok
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040