PBB Adakan Briefing mengenai Keadaan Pertolongan Pasca Gempa Nepal
  2015-04-30 11:06:45  CRI

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB kemarin di Jenewa mengadakan briefing mengenai keadaan pertolongan pasca gempa di Nepal. Para duta besar dan wakil dari 70 lebih negara dan organisasi internasional serta lembaga terkait untuk Jenewa menghadiri briefing tersebut. Duta Besar Wu Hailong dari Tiongkok memberi penjelasan mengenai partisipasi Tiongkok dalam pertolongan kali ini.

Wakil PBB dan Nepal memperkenalkan, gempa Nepal kali ini mengakibatkan korban jiwa dan kerugian yang sangat parah, PBB telah mengadakan pengimbauan pengumpulan dana senilai US$415 juta untuk daerah bencana gempa Nepal, terutama guna menyediakan materi pertolongan dan jasa fundamental untuk penderita bencana setempat di bidang penginapan, air, makanan, kebersihan, medis dan jaminan pasca bencana.

Duta Besar Tiongkok untuk PBB Wu Hailong menyatakan, setelah gempa dahsyat di Nepal, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan PM Li Keqiang serta Menlu Wang Yi masing-masing mengirimkan kawat belasungkawa kepada Presiden, PM dan Menlu Nepal. Setelah gempa, pemerintah Tiongkok segera memutuskan menyediakan bantuan materi kemanusiaan darurat senilai 20 juta RMB untuk Nepal. Demi mendukung penanggulangan gempa dan pertolongan bencana pemerintah Nepal, pemerintah Tiongkok memutuskan terus memberi bantuan materi pertolongan darurat putaran kedua kepada daerah bencana senilai 40 juta RMB. Selain itu, Palang Merah Tiongkok juga menyediakan bantuan kemanusiaan senilai 5 juta RMB dan 500 ribu dolar Hongkong. Tiongkok juga mengirim Tim SAR Internasional yang terdiri dari 62 orang dan tim medis yang beranggotakan 58 orang menuju ke daerah bencana untuk memberi bantuan dan pertolongan. Tim Pertolongan dan Medis dari pihak Militer Tiongkok sebanyak 170 orang Senin lalu menuju ke Kathmandu. Materi pertolongan darurat kelompok pertama seberat 186 ton dari Tiongkok telah tiba di Nepal. Banyak kelompok masyarakat dan warga Tiongkok secara pribadi juga masing-masing memberi bantuan, mengirim personel pertolongan atau memberi bantuan dana serta materi.

AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman, Swedia, Italia, Australia, Jepang, Korsel, Pakistan, India, Bhutan, Indonesia, Arab Saudi, Qatar dan Meksiko juga masing-masing memberi penjelasan mengenai keadaan pertolongan pemerintahnya pasca gempa kali ini. Selain itu, UE, WHO, WFP, UNICEF, Palang Merah Internasional dan lembaga-lembaga terkait lainnya juga memperkenalkan keadaan mengenai partisipasi dalam pertolongan. Sejumlah negara dan organisasi juga menyatakan rasa simpati dan belasungkawa kepada Tiongkok dan India atas korban dan kerugian harta akibat gempa Nepal kali ini.

Wakil Nepal menyatakan terima kasih atas bantuan masyarakat internasional kepada pemerintah Nepal, dan menghimbau memberi reaksi dan bantuan, dan mengharapkan Nepal dapat mengatasi bencana dengan bantuan masyarakat internasional, serta membangun kembali kampung halamannya.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040