PM Li Keqiang Akan Mengunjungi Korsel dan Hadiri Pertemuan Pemimpin
  2015-10-27 11:21:30  CRI

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang akan mengadakan kunjungan terhadap Korea Selatan (Korsel) dan menghadiri Pertemuan ke-6 pemimpin Tiongkok, Jepang dan Korsel. Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Liu Zhenmin dan Deputi Menteri Perdagangan Tiongkok Tong Daochi dalam media briefing kemarin (26/10) memperkenalkan keadaan dan menjawab pertanyaan wartawan dalam dan luar negeri.

Mengenai kunjungan ke Korsel, Liu Zhenmin mengatakan bahwa Korsel adalah negara tetangga yang penting bagi Tiongkok. Tahun-tahun terakhir ini kerja sama antara Tiongkok dan Korsel di berbagai bidang telah memasuki jalur cepat secara menyeluruh dan mendalam.

Kunjungan kali ini adalah pertama kali kunjungan ke Korsel oleh Li Keqiang setelah beliau berjabat PM, juga adalah kunjungan sekali lagi setelah kunjungan PM Tiongkok pada lima tahun yang lalu, mempunyai arti penting demi pemeliharaan timbal balik kunjungan senior Tiongkok dan Korsel, pendorongan kerja sama di berbagai bidang, pendorongan hubungan antara Tiongkok dan Korsel yang mengarahi Empat Mitra. Selama kunjungan, Li Keqiang akan menghadiri acara penyambutan yang diadakan oleh Presiden Korsel Park Geun-hye, mengadakan pembicaraan dengan Park Geun-hye dan menghadiri jamuan penyambutan, mengadakan pertemuan dengan ketua parlemen Korsel, Perdana Menteri Korsel, serta menghadiri serangkaian kegiatan penting di bidang ekonomi dan perdagangan, hubungan antar masyarakat.

Tong Daochi mengatakan, selama kunjungan, pemimpin kedua negara akan bertukar pendapat mengenai lebih lanjut memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan. Pemerintah kedua negara akan menandatangani serangkaian persetujuan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan dengan melingkupi pembukaan pasar negara ketiga, inovasi dan pembaruan, penyambungan strategi perkembangan ekonomi dan sebagainya.

Mengenai Pertemuan Pemimpin Tiongkok, Jepang dan Korsel, Liu Zhenmin mengatakan, letak geografis Tiongkok, Jepang dan Korsel dekat, adalah masyarakat ekonomi utama di Asia Timur dan negara penting di Asia. Kerja sama antara Tiongkok, Jepang dan Korsel adalah bagian penting kerja sama Asia Timur, juga adalah daya penggerak penting dalam kerja sama regional. Dengan latar belakang yang rumit dan pekanya situasi internasional, lesunya pemulihan ekonomi global, pertemuan pemimpin Tiongkok, Jepang dan Korsel yang diadakan lagi mempunyai arti penting demi pemeliharaan perdamaian dan kestabilan regional.

Tahun-tahun terakhir ini, karena sebeb yang diketahui umum, proses kerja sama tiga negara diganggu. Belakangan ini hubungan antara Tiongkok dan Jepang, Korsel dan Jepang stabil berangsur-angsur.

Selama masa pertemuan, ketiga pihak akan mengenangkan kembali perkembangan kerja sama tiga negara ini, membahas kerja sama pragmatis, bertukar pendapat mengenai masalah-masalah yang menjadi perhatian bersama. Pemimpin ketiga negara ini akan menghadiri jumpa pers dan pertemuan puncak industri dan bisnis. Tiongkok berharap pertemuan ini dapat memberi arah demi perkembangan kerja sama antara Tiongkok, Jepang dan Korsel, meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, hubungan antar masyarakat, pembangunan berkelanjutan, membuka kerja sama di bidang yang baru bangkit, mendorong kerja sama ketiga negara ini berkembang secara sehat dan mantap, dengan demikian menyejahterakan rakyat ketiga negara dan kawasan ini.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040