Konsultasi Antiterorisme Tiongkok-Indonesia Keempat Digerlar
  2015-12-10 13:53:33  CRI

Konsultasi Antiterorisme Tiongkok-Indonesia pekan lalu digelar di Indonesia. Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Cheng Guoping bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror Indonesia Saud Usman Nasution memimpin pertemuan tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai hubungan Tiongkok-Indonesia, situasi antiterorisme masing-masing negara, kerja sama antiterorisme dan isu-isu lain yang menjadi perhatian bersama.

Cheng Guoping menyatakan, dalam beberapa tahun terakhir ini, hubungan Tiongkok Indonesia berkembang pesat. Kerja sama di berbagai bidang telah mencapai hasil yang memuaskan. Kerja sama antiterorisme telah menjadi bagian penting dari kemitraan strategis komprehensif bilateral. Saat ini, situasi antiterorisme internasional dan regional semakin rumit sehingga kedua belah pihak diharapkan memperkuat kerja sama antiterorisme dan menjaga bersama kepentingan keamanan kedua negara.

Saud Usman Nasution mengatakan bahwa hubungan Tiongkok-Indonesia saat ini berkembang dengan baik, kerja sama kedua negara di bidang ekonomi, keamanan dan budaya semakin erat. Indonesia bersedia bekerja sama dengan Tiongkok guna memperkuat pertukaran dan kerja sama antiterorisme, bersama-sama mengatasi ancaman terorisme, menjaga stabilitas dan keamanan kedua negara dan regional, terus-menerus memperkaya konotasi hubungan bilateral kedua negara.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040