Keamanan Nuklir Tiongkok Capai Hasil Nyata
  2016-03-30 12:24:25  CRI

KTT Keamanan Nuklir ke-4 akan digelar di Washington, AS mulai dari tanggal 31 hingga 1 April mendatang. Tema KTT kali ini adalah "Meningkatkan Sistem Keamanan Nuklir Internasional". Profesor Li Bin dari Fakultas Hubungan Internasional Universitas Tsinghua memaparkan pandangannya mengenai makna KTT Keamanan Nuklir, kontribusi Tiongkok di bidang keamanan nuklir serta kerja sama internasional soal keamanan nuklir kepada wartawan CRI.

Profesor Li Bin berpendapat, Tiongkok telah memainkan peranan teladan dalam masalah keamanan nuklir dunia. Pemimpin Tiongkok telah 3 kali menghadiri KTT Keamanan Nuklir, dan KTT ke-4 kali nantinya juga akan dihadiri oleh Presiden Xi Jinping, hal itu menandakan Tiongkok sangat mementingkan masalah keamanan nuklir dunia. Mengenai masalah rincian, Tiongkok pun memberikan kontribusi, misalnya dalam ekspor sarana nuklir. Reaktor nuklir yang dieskpor Tiongkok telah menggunakan uranium pengayaan rendah, sehingga mengurangi resiko terhadap manusia yang diakibatkan bahan baku nuklir tingkat senjata.

Sementara itu, Tiongkok pun mencapai hasil nyata di bidang pembangunan kemampuan keamanan nuklir diri sendiri. Profesor Li Bin mengatakan, selama masa Repelita ke-12, kemampuan keamanan nuklir Tiongkok mengalami peningkatan besar, Tiongkok membangun fasilitas nuklir dengan secara ketat mengikuti standar baru internasional, dan merenovasi fasilitas nuklir yang lama. Sejumlah peraturan pengelolaan nuklir ,termasuk "Peraturan Keamanan Nuklir" telah dipublikasikan, sekaligus membentuk Pusat Teknologi Keamanan Nuklir Nasionoal.

Li Bin menambahkan, sejak KTT Ke-1 pada 2010 hingga saat ini ,Tiongkok selalu menjadikan KTT Keamanan Nuklir sebagai platform yang penting. Ke depannya, Tiongkok akan giat bekerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional(IAEA) dan organisasi maupun mekansime yang lain, terus memainkan peranan penting demi memelihara keamanan nuklir dunia.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040