Persiapan untuk Merubah Pajak Penjualan Menjadi PPN Telah Selesai
  2016-04-13 13:43:12  CRI

Pelaksanaan secara menyeluruh pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) sebagai pengganti pajak penjualan adalah reformasi penting yang dititikberatkan Tiongkok pada tahun ini. Kini hanya tersisa 20 hari sebelum tanggal 1 Mei, yakni hari di mana reformasi ini mulai diberlakukan. Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang belakangan ini memimpin wicara Dewan Negara untuk hal ini. Penanggung jawab Kementerian Keuangan dan Dinas Umum Perpajakan Negara dalam jumpa pers mengatakan bahwa, reformasi ini diperkirakan akan mengurangi beban perusahaan sebesar 500 miliar Yuan RMB, merupakan pengurangan pajak terbesar dalam masa pemerintahan kali ini. Rancangan pembagian pendapatan PPN antara sentral dan daerah sedang disusun. Selanjutnya, masih akan dimulai pembentukan perundangan PPN agar lebih lanjut menyempurnakan sistem PPN.

PPN adalah tindakan perpajakan yang diambil oleh sejumlah negara maju untuk mendorong perkembangan dalam proses pengubahan pola pembangunan, dan telah terbukti efektif. Sejak Januari tahun 2012, Tiongkok mengadakan percobaan reformasi di bidang ini dalam tiga tahap. Sampai akhir tahun lalu, pengurangan pajak total 600 miliar Yuan RMB. Pada tanggal 1 Mei tahun ini, Tiongkok akan secara menyeluruh melakanakan percobaan untuk mengganti pajak penjualan menjadi PPN, lingkupan percobaan diperluas sampai sektor pembangunan, properti, moneter, pelayanan publik, dan memasukkan PPN yang terdapat dalam tambahan properti perusahaan sebagai kredit pajak.

Li Keqiang dalam wicara mengatakan, mengganti pajak penjualan dengan PPN adalah pengaturan penting dalam sistem perpajakan Tiongkok, pemerintah Tiongkok mendorong reformasi ini, selain bisa mendorong pengaturan struktur, juga bisa menghindari pemungutan pajak berganda, maka berbagai daerah hendaknya mementingkan pekerjaan ini.

Wakil Menteri Keuangan Tiongkok Shi Yaobin dalam jumpa pers memperkenalkan, pendorongan reformasi pajak penjualan menjadi PPN secara menyeluruh adalah pengurangan pajak yang terbesar sejak berdirinya pemerintah kali ini, dan akan membawa efek positif. Diperkirakan, nilai pengurangan pajak 2016 akan melampaui 500 miliar Yuan RMB. Sementara itu, penyatuan sistem perpajakan dan penyambungan rantai kredit pajak antara sektor jasa dan industri, akan menghilangkan penghitungan pajak berganda dalam sistem agar peranan perpajakan dapat dimainkan secara sepenuhnya, hal ini bermanfaat untuk menciptakan lingkungan persaingan pasar yang adil, mempunyai manfaat jangka panjang bagi penyempurnaan sistem perpajakan Tiongkok. Dilihat dari keadaan dewasa ini, reformasi akan mengurangi beban pajak sejumlah perusahaan, sedangkan untuk jangka panjang, pasti akan bermanfaat bagi negara dan rakyat.

Kenyataannya, secara menyeluruh mendorong reformasi pajak penjualan menjadi PPN, tidak saja berhubungan dengan pengaturan kembali akan kepentingan pemeirntah dan perusahaan, namun juga melibatkan hubungan pembagian pendapatan antara sentral dan daerah. Dalam sistem perpajakan kini, pendapatan pajak penjualan kebanyakan dimiliki daerah, PPN dinikmati oleh sentral dan daerah, 75% dimiliki sentral, 25% dimiliki daerah. Berkenaan dengan masalah pembagian pendapatan PPN antara sentral dan daerah, Wakil Menteri Keuangan Shi Yaobin mengatakan, rancangan sedang disusun.

Diperkenalkan, setelah pajak penjualan diganti menjadi PPN, serangkaian reformasi juga akan didorong. Selanjutnya, akan menjalankan penegakan hukum PPN menurut prinsip yang ditentukan di bidang perpajakan, dan menyempurnakan masalah-masalah antara lain terlalu banyaknya tingkat PPN, serta tidak sempurnanya sistem kredit pajak.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040