Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla belakangan ini menyatakan harapan agar Presiden Filipina Rodrigo Duterte berupaya mengadakan penengahan dengan organisasi Abu Sayyef untuk membebaskan 10 sandera Indonesia yang diculik.
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia Wiranto menyatakan, Indonesia tidak berkompromi dengan anggota bersenjata Abu Sayyef, lebih-lebih tidak menyerah kepada mereka, walau 10 warga negara Indonesia ditahan. Perbuatan mereka tidak saja membawa ancaman kepada 10 warga negara Indonesia, tetapi juga kepada seluruh bangsa Indonesia. Wiranto mengharapkan pemerintah Filipina untuk membantu membebaskan sandera.
Menteri pertahanan nasional dari Indonesia, Malaysia dan Filipina baru-baru ini mengadakan pertemuan di Bali untuk membahas penyusunan langkah pemeliharaan keamanan di perairan Sulu Pasifik Barat Daya, dan merencanakan latihan militer AL dan AD.

















