Ban Ki-moon: KTT Hangzhou G20 Capai Terobosan
  2016-09-04 15:54:54  CRI

Kantor Berita Xinhua: Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon hari ini (4/9) menyatakan, KTT Hangzhou G20 telah mencapai dua terobosan historik dalam mendorong agenda pembangunan berkelanjutan dan masalah perubahan iklim, Tiongkok telah memperlihatkan kemampuan pimpinan yang luar biasa.

Dikatakan oleh Ban Ki-moon, sebagai negara ketua bergilir G20, Tiongkok telah menjadikan agenda pembangunan berkelanjutan tahun 2030 PBB sebagai salah satu topik inti KTT kali ini. Ban Ki-moon menekankan bahwa "berkata gampang bertindak susah" dalam mendorong maju pembangunan berkelanjutan, tapi Tiongkok telah mendorong KTT kali ini untuk menyusun program aksi dalam topik pembangunan berkelanjutan, ini merupakan kontribusi historik.

Mengenai masalah perubahan iklim, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama kemarin telah secara terpisah menyampaikan kepada Ban Ki-moon surat ratifikasi Traktat Iklim Paris. Untuk itu, Ban Ki-moon menilai tinggi kemampuan pimpinan Xi Jinping dan Obama yang luar biasa di bidang perubahan iklim.

Ban Ki-moon mengatakan, untuk ke-11 kalinya dan kali terakhir dia menghadiri KTT G20 dengan status sekjen PBB. Dia yakin bahwa dengan upaya Tiongkok yang cukup baik, KTT Hangzhou G20 pasti mencapai sukses penuh.

Stop Play
Terpopuler
• Hari Berkabung Nasional, Tiongkok Peringati Korban Pembantaian Massal Nanjing
• Tiongkok Usulkan Pelucutan dan Non-Proliferasi Senjata Kimia secara Seimbang
• Li Keqiang Hadiri Peringatan Genap 5 Tahun Kerja Sama 16+1
• Pertemuan Tingkat Tinggi Ketiga Hubungan Antarmasyarakat Tiongkok-Indonesia Digelar
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040